
Inovasi teknologi penting wujudkan rumah layak huni bagi MBR
Senin, 26 Agustus 2024 12:32 WIB

"Tantangan mewujudkan pembangunan rumah terjangkau dan layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan berbagai gambaran serta situasi dan tantangan, menurut saya ke depan ini menuntut inovasi teknologi," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dalam seminar daring di Jakarta, Senin.
Iwan mengatakan bahwa beberapa penghargaan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diperoleh Direktorat Jenderal Perumahan bagian dari upaya untuk melakukan terobosan-terobosan bagaimana menciptakan teknologi untuk rumah.
"Kalau saya menganut prinsip itu BMW (biaya, mutu, dan waktu), bagaimana biaya yang dihasilkan itu sebisa semurah mungkin baik di material bangunan, struktur, metode konstruksi harus terus kita inovasi dengan menggunakan bahan-bahan seperti bahan yang tidak termanfaatkan, prinsip lean construction, dan sebagainya. Jadi kalau ada rekor misalnya bangunan tercepat sebenarnya itu berupaya melakukan efisiensi terhadap waktu," katanya.
Kemudian terkait dengan mutu, pembangunan rumah sekalipun dengan bantuan rumah MBR, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan sebagainya apalagi ada intervensi dari pemerintah harus dipastikan keandalannya.
Pewarta: Aji Cakti
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
