Rangkasbitung (ANTARA) -
Tradisi Seba merupakan tradisi sekaligus kearifan lokal warga Suku Baduy di Kabupaten Lebak Provinsi Banten yang mencerminkan kuatnya hubungan antara masyarakat dengan pemerintahan di kawasan itu.
Warga Badung Dalam dan Baduy luar biasanya membawa hasil pertanian dan ladang mereka kepada bupati dan gubernur yang dilakukan dengan berjalan kaki.
"Kami sudah mempersiapkan hasil pertanian ladang untuk diberikan kepada bupati dan gubernur pada upacara perayaan tradisi Seba," kata Tetua Adat Badui yang juga Kepala Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Djaro Saija saat ditemui di kediamannya di Kadu Ketug kawasan pemukiman masyarakat Badui, Sabtu.
Masyarakat Badui melaksanakan upacara tradisi Seba dengan mengunjungi kepala pemerintahan kabupaten dan provinsi sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan limpahan hasil panen pertanian ladang.
Selain itu juga rasa syukur kepada kepolisian yang telah memberikan keamanan sehingga masyarakat Badui terlindunginya.
Masyarakat Badui kini telah mempersiapkan untuk merayakan upacara Seba dengan beberapa komoditas hasil pertanian ladang di antaranya pisang, iris, beras, gula merah, petai, talas, tepung laksa dan lainnya.\
"Kami merasa bersyukur atas limpahan hasil bumi, sehingga wajib memberikan kepada kepala daerah sebagai ucapan terima kasih yang melindungi masyarakat Badui,"kata Djaro Saija.
Menurut dia, pelaksanaan upacara perayaan tradisi Seba dilakukan bersama Bupati Lebak Pj Iwan Kurniawan dan Forum Organisasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada 16 Mei 2024 yang dipusatkan di Alun-alun Multatuli Rangkasbitung.
Selanjutnya, warga Badui kembali melaksanakan upacara perayaan tradisi Seba bersama Gubernur Banten Pj Muktabar di Gedung Pendopo Provinsi Banten.
"Kami berharap pelaksanaan upacara perayaan tradisi Seba yang dijadwalkan akan dihadiri 1.500 orang warga Badui Dalam dan Badui Luar dapat berjalan lancar," katanya,
Sementara itu, sejumlah warga Badui mengaku bahwa mereka sudah mempersiapkan pohon pisang yang berbuah untuk perayaan tradisi Seba dengan Bupati Lebak dan Gubernur Banten.
"Kami menyumbangkan buah pisang sebanyak lima tandan jenis pisang tanduk untuk diserahkan pada upacara perayaan Seba dengan kepala pemerintahan," kata Jali (45) , warga Badui di Kadu Ketug Kabupaten Lebak.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga Badui siap gelar tradisi Seba bersama bupati dan gubernur