
Mesin perahu hidup dan berputar, ternyata nelayan pemiliknya jatuh tenggelam
Kamis, 7 Maret 2024 22:20 WIB

"Adapun jarak tempuh lokasi tersebut dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 16 mil laut," ujarnya.
Dalam operasi pencarian korban, Muhammad Arafah mengungkapkan, beberapa alat utama yang digunakan Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi, yakni truk personel, perahu karet, palsar evakuasi, palsar medis, aquaeye, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hilangnya korban bermula saat dia pergi mencari ikan di sekitar Perairan Karang Kapota dengan menggunakan perahu pada pukul 06.00 Wita, dengan kebiasaan korban kembali dari melaut pada pukul 16.30 Wita.
"Pada pukul 13.12 Wita, perahu milik korban ditemukan oleh nelayan bernama Bonar di sekitar Perairan Karang Kapota dalam kondisi mesin hidup dan berputar tidak terkendali," katanya.
Setelah melihat kondisi perahu korban, nelayan itu membawa perahu milik korban menuju Desa Mola Bahari.
"Pencarian telah dilakukan oleh keluarga korban, namun tidak ditemukan," kata Muhammad Arafah.
Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
