
Mentan panen dan tanam jagung di lahan milik TNI
Selasa, 6 Februari 2024 16:27 WIB

"Panen dan tanam jagung di Aceh ini merupakan gerakan pangan Indonesia, tidak hanya untuk konsumsi tapi juga gerakan sosial untuk disumbangkan, manakala jagung kita ke depannya surplus,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di sela-sela panen raya jagung di Aceh Besar, Selasa.
Andi menjelaskan pada 2017 hingga 2019, Indonesia tidak hanya berhasil meraih swasembada jagung, tetapi juga berhasil melakukan ekspor jagung. Namun kini terjadi impor karena adanya tekanan dampak dari fenomena El Nino.
Akan tetapi, dirinya optimistis impor tersebut dapat dihentikan ke depan, karena dalam beberapa bulan ke depan sudah ada 15 provinsi yang melakukan panen serentak, sehingga produksi jagung dalam negeri melimpah.
“Saat ini sudah ada hilal, tanda-tanda untuk stop impor. Mengapa kami yakin, karena kami sudah keliling 15 provinsi, semua serentak tanam jagung dan beberapa bulan ke depan panen," kata Andi.
Pewarta: Khalis Surry
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
