
Rupiah menguat terbatas pascadata PMI AS lebih lemah dari perkiraan

Jakarta (ANTARA) - Analis Pasar Mata Uang Lukman Leong memprediksi rupiah menguat terbatas oleh koreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pascadata Purchasing Managers' Index (PMI) AS yang lebih lemah dari perkiraan.
"Data PMI manufaktur sebesar 47 (dengan) ekspektasi 49,3, service 51 dengan ekspektasi 52,2, (serta) composite 50,4 dengan ekspektasi 52," ujar dia ketika dihubungi di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, investor disebut menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) siang nanti.
"Rapat diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, namun perhatian investor akan tertuju pada bagaimana respon Gubernur BI dan langkah yang akan dilakukan untuk menstabilkan volatilitas mata uang," ucap Lukman.
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
