Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkab OKU Selatan berikan bantuan untuk korban banjir bandang

Selasa, 14 Maret 2023 21:36 WIB
Image Print
Pemkab OKU Selatan menyalurkan bantuan paket sembako dan pakaian sekolah untuk korban banjir bandang di Desa Sidorahayu, Kecamatan Buay Pemaca, Selasa. (ANTARA/Edo Purmana/23)

Muaradua (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menyalurkan bantuan sembako untuk 11 kepala keluarga korban banjir bandang di Desa Sidorahayu, Kecamatan Buay Pemaca yang terjadi pada Kamis (9/3) pukul 03.30 WIB.

Wakil Bupati OKU Selatan, Sholehien Abuasir di Muaradua, Selasa, mengatakan luka mendalam masih dirasakan oleh para korban banjir bandang di Desa Sidorahayu karena tidak sedikit warga mengalami kerugian materi akibat bencana alam tersebut.

Bahkan, akibat bencana alam tersebut sebanyak tiga unit rumah hanyut terbawa derasnya banjir bandang yang membuat warga kehilangan tempat tinggal.

Sebagai bentuk peduli pemerintah daerah terhadap para korban, khususnya yang terdampak banjir bandang, pihaknya menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan pakaian sekolah guna meringankan beban masyarakat pasca bencana.

"Banjir juga mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk kegiatan belajar mengajar karena jembatan gantung rusak," katanya.

Terkait hal itu, ia sudah menginstruksikan pihak terkait untuk segera memperbaiki jembatan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

"Untuk sementara waktu anak-anak dan sejumlah warga di lokasi banjir sudah diungsikan ke rumah warga yang berada di seberang sungai sambil menunggu perbaikan jembatan," ujarnya.

Sementara, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri menjelaskan, hujan deras yang terjadi pada Kamis (9/3) sejak pukul 03.30 WIB hingga 05.30 WIB menyebabkan Sungai Way Tehmi meluap hingga menimbulkan banding bandang.

Sebagian besar warga yang saat itu sedang tertidur pulas sontak berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dari derasnya arus banjir.

Beruntung dalam musibah bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun tercatat sebanyak 11 rumah warga di Desa Sidorahayu, Kecamatan Buay Pemaca terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50-100 centimeter.

Bahkan, tiga unit rumah warga diantaranya hanyut terbawa arus banjir bandang hingga korban terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Selain rumah warga, banjir tersebut juga merusak fasilitas umum seperti masjid dan jembatan hingga aktifitas masyarakat di wilayah itu menjadi terganggu.

"Saat ini kondisi di lokasi bencana sudah bisa dikatakan aman. Namun, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana alam agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

BPBD OKU Selatan pun telah mendirikan posko penanggulangan di lokasi bencana alam dan menyiagakan personel untuk memantau situasi terkini guna menghadapi banjir susulan

Di posko tersebut disiagakan puluhan personel dibantu relawan untuk memantau situasi terkini guna menghadapi banjir susulan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.*



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026