Logo Header Antaranews Sumsel

BPBD OKU Timur minta masyarakat waspada banjir

Senin, 30 Januari 2023 20:10 WIB
Image Print
Aliran Sungai Komering. (ANTARA/Edo Purmana)
Martapura (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan mengimbau masyarakat di daerah itu untuk waspada terhadap banjir yang berpotensi terjadi saat musim hujan.

Kepala BPBD OKU Timur Mgs Habibulla di Martapura, Senin, mengatakan intensitas curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir meningkatkan debit air Sungai Komering sehingga dikhawatirkan akan meluap.

"Sejak beberapa hari terakhir debit Sungai Komering di wilayah OKU Timur terpantau meningkat akibat cuaca ekstrem," katanya.

Dia menjelaskan luapan Sungai Komering berpotensi banjir sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan agar tidak ada korban jiwa jika terjadi bencana.

"Khususnya masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) harus lebih waspada, apalagi berdasarkan peringatan dini dari BMKG cuaca ekstrem masih mengintai wilayah OKU Timur selama beberapa hari ke depan," katanya.

Terkait hal itu, pihaknya telah melayangkan surat peringatan dini ke seluruh kecamatan untuk diteruskan kepada masyarakat agar lebih waspada bencana.

Selain itu, BPBD OKU Timur melakukan koordinasi dengan pihak irigasi kabupaten tetangga di OKU Selatan untuk terus memantau perkembangan debit air sungai guna mengetahui tingkat kewaspadaan.

"Termasuk juga menyiagakan personel dan mendirikan posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin," ujarnya.

Dia menyebut di Kabupaten OKU Timur terdapat beberapa wilayah yang dipetakan rawan banjir, meliputi Desa Tanjung Kemala Barat Kampung Sawah dan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura serta Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan BP Bangsa Raja.

Selain itu, Kecamatan Madang Suku I yaitu Desa Mendayun, Desa Rasuan dan Kecamatan Madang Suku II meliputi Desa Kota Negara dan Desa Riang Bandung, Kecamatan Semendawai Barat di Desa Kangkung, Desa Suka Negeri, dan Desa Minanga Besar, sedangkan Kecamatan Cempaka seluruh desa dipetakan rawan banjir.

"Daerah-daerah ini dipetakan rawan terjadi banjir saat hujan deras dan berlangsung lama karena berada di dataran rendah dan dekat dengan DAS," ujar dia.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026