Logo Header Antaranews Sumsel

DPRD OKU ingatkan PLN jaga pasokan listrik selama bulan Ramadhan

Jumat, 1 April 2022 18:48 WIB
Image Print
Puluhan masa aksi demo mendatangi Kantor PLN Baturaja menuntut perbaikan jaringan listrik pelanggan karena sering padam. (ANTARA/dokumen arsip/Edo Purmana/22)
Selama ini pihak PLN Baturaja kerap melakukan pemadaman tanpa sebab dan pemberitahuan. Apalagi kalau musim hujan listrik di OKU ini sering sekali mati

Baturaja (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mengingatkan kepada Unit Pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Baturaja untuk menjaga pasokan listrik pelanggan selama bulan suci Ramadhan agar tetap stabil.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Yopi Sahrudin di Baturaja, Jumat menegaskan, hal itu dilakukan agar masyarakat Muslim lebih khusyuk menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan tahun ini.

PLN sebagai perusahaan milik negara harus mampu menjaga kestabilan pasokan listrik agar tidak sering padam sehingga masyarakat tidak terganggu dalam melaksanakan ibadah puasa.

"Selama ini pihak PLN Baturaja kerap melakukan pemadaman tanpa sebab dan pemberitahuan. Apalagi kalau musim hujan listrik di OKU ini sering sekali mati," ungkapnya.

DPRD OKU akan memanggil pihak PLN jika tidak bisa memberikan pelayanan terbaik yang sudah seharusnya diberikan kepada masyarakat sebagai pelanggan tetap.

"Kami sudah banyak menerima laporan dari masyarakat terkait ketidakpuasan terhadap pelayanan PLN. Ini menjadi catatan bagi kami karena masyarakat banyak dirugikan dengan pemadaman yang tidak jelas," tegasnya.

Yopi juga mempertanyakan sejauh mana kualitas jaringan PLN yang terpasang untuk menyuplai arus listrik kepada pelanggan di OKU mengingat pemadaman yang sering terjadi tidak mungkin disebabkan akibat faktor alam.

"Faktor alam ini menjadi alasan klasik karena sering juga terjadi saat tidak ada hujan dan angin, tiba-tiba listrik padam. Jika memang kualitas jaringan terjaga dengan baik, tidak ada pemadaman tanpa pemberitahuan ke pelanggan," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026