Logo Header Antaranews Sumsel

Australia desak warganya tinggalkan bandara Kabul atas ancaman teror

Kamis, 26 Agustus 2021 09:43 WIB
Image Print
Pasukan koalisi Inggris, koalisi Turki, dan Marinir AS mengawal seorang anak saat evakuasi di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, dalam foto yang diambil Jumat (20/8/2021). Sgt. Victor Mancilla/U.S. Marine Corps/Handout via REUTERS/AWW/djo (via REUTERS/US MARINES)

Canberra (ANTARA) - Terdapat ancaman serius serangan teroris di dekat bandara di Kabul, Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan pada Kamis, ketika Canberra mendesak warganya dan mereka yang memiliki visa ke Australia untuk mengungsi dari daerah itu. .

Australia telah mengevakuasi warganya dan pemegang visa selama lebih dari seminggu dari bandara Kabul, di mana Canberra telah mendesak orang-orang untuk pergi dan bersiap untuk diangkut.

Rabu (25/8) malam, Australia mengubah sarannya kepada orang-orang di wilayah itu, yang menurut Payne didasarkan pada kekhawatiran yang meningkat akan terjadinya serangan.

"Ada ancaman serangan teroris yang sedang berlangsung dan sangat serius," kata Payne kepada wartawan di Canberra.

Sumber: Reuters



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026