Kantor pos palembang rekrut O-Ranger antisipasi trafik idul fitri

id Kantor pos palembang, o ranger palembang, lowongan kerja palembag,Paket lebaran,paket pos palembang, kirim barang palemb,berita sumsel, berita palemba

Kantor pos palembang rekrut O-Ranger  antisipasi trafik idul fitri

Kepala Kantor Pos Cabang Palembang Risdayanti (ANTARA/Aziz Munajar/21)

Palembang (ANTARA) - Kantor Pos Cabang Palembang membuka rekrutmen tenaga kurir lepas O-Ranger untuk mengantisipasi peningkatan trafik barang kiriman selama Ramadhan dan jelang hari Raya idul Fitri.

Kepala Kantor Pos Cabang Palembang Risdayanti, Senin, mengatakan trafik barang kiriman jelang Idul Fitri melalui kantor pos diperkirakan naik 20 persen dari hari normal yang berkisar 3.000-4.000 paket perhari.

"Biasanya setiap tahun naik 20 persen, tapi jika ada larangan mudik bisa jadi lebih tinggi dari itu," ujarnya.

Menurut dia sat ini Kantor Pos Palembang baru memiliki 10 orang O-Ranger dan pihaknya masih membuka lowongan untuk masyarakat yang ingin menjadi mitra O-ranger.

Pola kerja O-ranger hampir sama dengan ojek daring dalam jemput bola paket dari rumah ke kantor pos, kata dia, setiap O-Ranger dapat mengatur sendiri penghasilan yang didapat dari setiap pengambilan barang.

Potensi penghasilan O-Ranger dapat mencapai Rp5 juta per bulan.

Kantor pos akan menghubungi o-ranger jika dibutuhkan untuk pengambilan barang dalam area Kota Palembang, kantor pos sendiri tidak mengatur jumlah maksimal yang dapat diambil oleh O-ranger.

"Apalagi sekarang pengangguran masih cukup banyak, mungkin bisa memanfaatkan peluang jadi O-Ranger," jelasnya.

Pihaknya membutuhkan tambahan O-Ranger agar pengambilan barang khususnya e-commerce dari berbagai titik menjadi lebih cepat, karena puluhan kurir pos yang ada difokuskan untuk pengiriman paket.

"Memang palembang cenderung jadi wilayah penerima paket dibanding pengirim paket, tapi yang mengirim paket juga tidak sedikit dan kami layani dengan jemput bola," kata Risdayanti.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar