Terpeleset jatuh ke sungai, nenek 80 tahun ditemukan meninggal

id Nenek hanyut di sungai babura,Nenek hanyut,Sungai babura medan,Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Toto Mulyo

Terpeleset jatuh ke sungai, nenek 80 tahun ditemukan meninggal

Nenek berusia 80 tahun, Lamlam Br Sembiring, warga Jalan Jaya Tani Gang Anggrek, ditemukan meninggal dunia. (Ist)

Medan (ANTARA) - Setelah hanyut sejak Rabu (17/7) malam di Sungai Babura Medan, Sumatera Utara, seorang nenek berusia 80 tahun, Lamlam Br Sembiring, warga Jalan Jaya Tani Gang Anggrek, akhirnya ditemukan.



Nenek yang hanyut diduga terpeleset saat beraktivitas di pinggir sungai itu, ditemukan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Kamis (18/7), dalam kondisi meninggal dunia.



Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Toto Mulyono mengatakan, korban ditemukan kurang lebih 8 Km dari lokasi korban terjatuh.



"Korban ditemukan sekitar pukul 14.55 WIB, dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban kita serahkan ke pihak kepolisian dan keluarga," katanya, Kamis.



Sebelumnya, hilangnya perempuan tua itu dilaporkan oleh Budi Sitepu selaku Kepala Lingkungan II Kuala Bekala melalui telpon selular ke operator radio komunikasi yang sedang bertugas pada Rabu (17/7) pukul 20.50 WIB.



Mendapat laporan tersebut, tim dari kantor SAR Medan meluncur ke lokasi kejadian. Mereka mulai melakukan pencarian dengan menyusuri sungai menggunakan perahu karet.



"Tim Rescue di lapangan dibagi menjadi dua tim, yaitu tim pertama melakukan pencarian menggunakan perahu LCR menyusuri sungai dan tim kedua melakukan pencarian melalui penyisirin di sepanjang pinggiran sungai (scooting darat)," jelas Toto.

Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar