Logo Header Antaranews Sumsel

Gasnet garap kampus di Palembang

Rabu, 10 April 2019 17:59 WIB
Image Print
Pemotongan tumpeng dilakukan Direktur PT Telemedia Dinamika Sarana Riki Narang di Palembang, Rabu (10/4), dengan didampingi Rektor UIN RF Prof Sirozi untuk menandai pemanfaatan Wifi Corner. (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)

Palembang (ANTARA) - Perusahaan penyedia jasa layanan internet Gasnet, anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (persero) mulai menggarap kampus perguruan tinggi di Palembang, Sumatera Selatan, pada 2019 untuk pengembangan bisnis setelah fokus pada layanan premium ke perusahaan.

Direktur PT Telemedia Dinamika Sarana Riki Narang di Palembang, Rabu, mengatakan, di Palembang pihaknya sudah bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya dan Universitas Bina Darma, sementara Universitas Islam Negeri Raden Fatah masih dalam tahap penjajakan.

"Untuk UIN, di kampus ini kami berikan dua corner wifi gratis. Nanti bisa lihat sendiri bagaimana kualitasnya, mulai dari kecepatan dan stabilitasnya, saya rasa bisa diadu dengan yang lain," kata Riki seusai peresmian corner wifi gratis di halaman Fakultas Syariah, yang turut dihadiri Rektor UIN Raden Fatah Prof Sirozi dan Area Head PGN Business Unit Gas Product Palembang Makmuri.

Riki mengatakan Gasnet mengamati kebutuhan layanan internet gratis di kalangan akademik perguruan tinggi sangat vital, sementara UIN RF sejauh ini masih tertinggal jika dibandingkan kampus-kampus lain. Padahal infrastruktur internet ini sejatinya dapat menaikkan brand lembaga pendidikan.

Namun, perusahaan memandang ada nilai plus lain jika merambah ke kampus-kampus karena penyediaan layanan ini dipadang bukan semata-mata bisnis, namun juga berinvestasi bagi masa depan bangsa.

"Justru kami berharap melalui layanan internet ini ada kolaborasi antara Gasnet dan UIN RF, sehingga nantinya muncul embrio-embrio bisnis baru yang bisa disinergikan dengan perusahaan kami," kata dia.

Wifi Corner Gasnet di Fakultas Syariah, UIN Raden Fatah, Palembang, Rabu (10/4). (Antara News Sumsel/Dolly Rosana/19)

Terkait keandalan infrastruktur, konsumen tidak perlu meragukan Gasnet karena pada 2019 akan dilakukan penambahan alat transmitter switching di perbatasan Batam-Singapura, Jakarta-Jambi dan Jakarta agar penyaluran data lebih cepat dan stabil. Dengan penambahan investasi infrastruktur ini, Gasnet berencana juga merambah segmen perumahan dan apartemen.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Fatah Prof Sirozi mengatakan penyediaan infrastruktur internet ini akan mendukung program UIN menjadi kampus digital. "Per 1 Mei 2019, malahan saya memberlakukan pelarangan disposisi secara manual. Jadi harus digital semua, meski rektornya ada di luar kota bisa tetap tanda tangan surat, jadi pekerjaan tidak menumpuk," kata dia.

Ia menambahkan, selain itu, UIN RF juga memberlakukan aturan ketat mengenai keharusan mengusai teknologi informatika bagi mahasiswa karena pada era industri 4.0 itu tolok ukur SDM dinilai dari pengetahuan dan skill IT yang dimiliki. Jika ada mahasiswa gagap teknologi, jangan diluluskan," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026