Logo Header Antaranews Sumsel

Gubernur Sumsel minta RS Siti Khadijah utamakan pelayanan

Rabu, 23 Januari 2019 14:01 WIB
Image Print
RS Siti Khadijah (Ist)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta Rumah Sakit Islam Siti Khadijah mengutamakan pelayanan yang sangat dibutuhkan pasien.

"Pasien akan cepat sembuh bila pelayanan yang diberikan maksimal," kata gubernur usai silaturahim dengan pengurus RS Islam Siti Khadijah di Palembang, Rabu.

Dengan pelayan yang ramah ditambah tampilan-tampilan yang sangat menarik mulai dari lingkungannya, hingga perfomanya itu yang dibutuhkan dalam rumah sakit.

Ke depan Rumah Sakit Siti Khodijah harus menjadi rumah sakit Islam yang membanggakan, ujar Gubernur Sumsel.

Perfoma dari suatu Rumah Sakit menjadi gengsi tersendiri, bahkan ia menyebut pasien dapat sembuh lebih cepat karena pelayanan terbaik dari rumah sakit.

Pemprov Sumsel akan memberikan kemudahan-kemudah agar rumah sakit ini menjadi rumah sakit Islam unggulan,"jelasnya.

Pihaknya akan mendukung sepenuhnya agar RS tersebut semakin baik.

Gubernur juga minta jangan orientasi profit tapi syiar, karena dirinya menaruh perhatian besar terhadap Rumah Sakit Siti Khodijah ini.

Kedepan Rumah Sakit Siti Khodijah harus menjadi rumah sakit Islam yang membanggakan, kata dia.

Dalam peringatan hari jadi nanti, supaya tidak hanya ceremonial saja tetapi d harus ada aksi sosial seperti khitanan ataupun deteksi dini kanker rahim.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Islam Siti Khadijah Palembang Dr. H. Burlian Abdullah memuji kepemimpinan Herman Deru yang berkomitmen untuk mensyiarkan Islam.

Ia berharap dibawah kepemimpinan gubernur sekarang ini persoalan yang dihadapi RS Siti Khodijah sampai saat ini belum terselesaikan terlebih mengenai prinsip hibah tanah segera terselesaikan.

Dalam audiensi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat RS Siti Khadijah antara lain Sekretaris Pembina Yayasan Drs. H. Achamad Rifai, AK, Ketua Umum Pengurus Yayasan Islam Siti Khadijah Dr. Yudi Fadillah, SP. PD., MARS.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026