Sampoerna Retail Community inspirasi pelaku UKM Sumsel

id Sampoerna,ukm,umkm,gubernur sumsel,herman deru,ptc

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (dua kiri) dan Kepala Wilayah Sumatera Selatan Sampoerna, Rianto Probo Hartono (kiri) di Sampoerna Retail Community (SRC) Expo di Palembang, Sabtu (10/11). (ist)

Palembang (ANTARA News Sumsel) - PT. HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) bersama komunitas retail binaannya “Sampoerna Retail Community” (SRC) menggelar kegiatan “SRC Expo” untuk menginspirasi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Sumatera Selatan agar lebih kreatif. mandiri, dan memiliki daya saing yang tinggi.

“Semangat para UKM ini perlu terus didorong karena modern tidak menjadi jaminan bahwa bisnis mereka akan laku jika tidak jeli membaca pangsa pasar,” kata Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Sabtu (10/11).

Ia mengatakan sangat berterima kasih Sampoerna mau bergerak berdampingan dengan pemerintah provinsi Sumsel untuk mendorong para pelaku UKM di Sumsel.

“Sepak terjang para pelaku UKM di Sumsel kini semakin nyata, terlihat dari data dinas koperasi dan UKM Sumsel yang mencatat bahwa jumlah pelaku UKM Sumsel pada tahun 2016 adalah sebanyak 2.102.478 unit, dimana di tahun 2017 meningkat menjadi 2.103.268 unit,” ujarnya.

Gubernur Sumsel mengatakan pemerintah daerah Sumsel menyambut positif pelaksanaan SRC Expo yang akan menarik lebih dari 3000 peminat UKM ini.

“Saya sangat berterima kasih sekali SRC sudah ikut membangun ekonomi, sehingga tumbuh semangat baru para UKM untuk memperbaiki penampilan,” ujarnya.

Ia menambahkan agar adanya ciri khas tersendiri di warung-warung binaan SRC, kerajinan lokal harus diangkat.

Kepala Wilayah Sumsel Sampoerna, Rianto Probo Hartono mengatakan dengan semakin majunya para pelaku UKM, maka roda perekonomian daerah setempat pun akan bergulir dengan lebih cepat pula.

“Pemberdayaan UKM merupakan upaya Sampoerna dalam mendukung pemerintah  untuk mengakselerasi kemandirian ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan semangat ini dituangkan dalam payung program perusahaan yakni “Sampoerna untuk Indonesia”.

“SRC Expo bertujuan menjangkau lebih banyak pelaku UKM, menggali potensi mereka, dan membuka akses terhadap berbagai peluang bisnis lainnya,” ujar Rianto.

Ia mengatakan program “Sampoerna untuk Indonesia” menggunakan pendekatan keberlanjutan dalam bentuk pembangunan kapabilitas yang terintegrasi dalam memberdayakan UKM.

“Program ini berfokus pada dua sektor, yaitu peretail tradisional melalui SRC dan wirausaha lainnya melalui Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna. Sekitar 100 ribu mitra dagang dan pelaku UKM telah bergabung sejak 2007,” jelasnya.

Ia mengatakan sebanyak 2.500 toko retail tradisional di Sumsel sudah menjadi bagian dari SRC dan dibina oleh Sampoerna secara berkelanjutan.

“Pertemuan para pelaku UKM dengan berbagai pihak diharapkan akan memperkuat jejaring bisnisnya, dipadukan dengan pelatihan kewirausahaan dan seminar untuk memperluas wawasan bisnis para pelaku UKM,” ujarnya.

Rianto mengatakan Sampoerna berharapa SRC Expo dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan penyemangat bagi para mitra UKM Sumsel.

Owner SRC Radja Cell, Budi Lubis yang telah bergabung dengan SRC sejak 2014 menceritakan pengalamannya yang telah berhasil mengembangkan tokonya menjadi lebih berkembang.

“Saya harap SRC Expo menjadi penyemangat bagi para peretail tradisional seperti saya untuk terus maju dan meraih berbagai peluang di tengah pertumbuhan retail modern saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan berkat perkembangan bisnis yang signifikan, ia kini turut memberdayakan 55 peretail tradisional lainnya di Palembang.

 
Pewarta :
Editor: Erwin Matondang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar