Iphone baru sepi peminat

id iPhone XS,aplle,harga iPhone XS Max,spek iPhone XS Max,kekurangan iPhone XS Max,kelebihna iPhone XS Max,berita sumsel,berita palembang

iPhone XS Max. (ANTARA/digitaltrends)

Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Tiga ponsel iPhone keluaran terbaru disebut lebih sepi dibandingkan generasi pendahulunya, jika dilihat dari antusiasme konsumen baik secara online maupun offline.

Mengutip laman Business Insider, saat iPhone XR diluncurkan beberapa waktu lalu dini hari, persediaan masih ada hampir untuk semua model pada pagi harinya. Peristiwa ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, konsumen rela mengantre sejak pagi buta untuk mendapatkan iPhone baru di hari pertama penjualan.

Antrean untuk iPhone XS dan iPhone XS Max disebut lebih pendek dibandingkan iPhone generasi sebelumnya.

Lembaga riset Citi meneliti minat konsumen terhadap iPhone terbaru berdasarkan pencarian di Google, hasilnya sejalan dengan antrean pembeli iPhone yang memendek tahun ini.

"Kami observasi ada kenaikan signifikan di pencarian web setelah acara peluncuran, tiap tahun. Kami juga melihat momentum itu menurut dari waktu ke waktu," kata analis Citi.

Hasil penelitian Citi menunjukkan pasar untuk konsumen gawai semakin bertambah matang, mereka hanya sedikit tertarik ketika generasi terbaru iPhone muncul.

"Kami duga ini karena inovasi melambat dan saturasi pasar iPhone," kata Citi.

Apple hingga kini mempertahankan fitur-fitur canggih di iPhone seperti tahan air, pengenal wajah Face ID dan layar besar yang mendominasi hampir seluruh bodi depan ponsel.

Sayangnya, fitur-fitur tersebut dianggap tidak menggebrak industri ponsel, layaknya iPhone pada 4-5 tahun lalu.

Meski begitu, temuan ini tidak membuat Citi menyimpulkan penjualan iPhone akan menurun, sebaliknya, mereka memprediksi iPhone mampu mempertahankan digit tunggal angka penjualan.

Business Insider melihat kemungkinan analisis ini dibuat sebelum penjualan iPhone XR, yang diperkirakan menjadi yang paling laris berkat harganya yang lebih terjangkau dibanding dua iPhone baru lainnya.
Pewarta :
Editor: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar