
SMAN Sumsel bantu perlengkapan sekolah desa terpencil

....Gerakan ini memiliki dampak yang baik untuk masyarakat....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Sumsel memberikan sejumlah bantuan perlengkapan sekolah ke salah satu desa terpencil yaitu Madrasah Aliyah Al-Fuadi di Desa Srijaya Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Bantuan yang dilakukan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN Sumsel ini, Sabtu, dalam rangka memperingati hari memberi nasional yang jatuh pada 40 Mei ini diberi nama Gerakan 200 Buku Tulis.
Tidak hanya buku tulis, melalui OSIS, siswa SMAN Sumsel dihimpun untuk berpartisipasi menyumbangkan buku bacaan dan seragam sekolah bagi siswa -siswa Madrasah Aliyah Al-Fuadi di desa Srijaya Kabupaten Banyuasin.
Pemberian bantuan di Gedung Amphitheatre SMAN Sumatera Selatan kepada perwakilan dari sekolah Madrasah Aliyah Al-Fuadi, Nonsiah.
"Mewakili murid murid di MA Al -Fuadi kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMAN Sumatera Selatan dan siswa-siswinya. Semoga apa yang diberikan dapat menjadi amal jariah dan bermanfaat bagi sekolah kami.”kata Nonsia.
Pada kesempatan yang sama Kepala SMAN Sumatera Selatan M. Ridwan Aziz berharap kegiatan seperti ini dapat dipertahankan dan dilakukan lagi dikemudian hari.
"Gerakan ini memiliki dampak yang baik untuk masyarakat," kata dia.
Madrasah Aliyah Al-Fuadi sendiri terletak di pinggiran Sungai Musi. Jika menuju akses ke sana satu-satunya dengan menggunakan speedboat.
Sekolah ini juga merupakan satu-satunya sekolah tingkat menengah atas di desa tersebut serta tidak memungut biaya dari peserta didiknya.
OSIS SMAN Sumsel juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang tinggal di sebuah lingkungan SMAN Sumsel Jakabaring Palembang.
“Lewat kegiatan ini diharapkan dapat memupuk kepedulian sosial rekan-rekan di SMAN Sumatera Selatan dan dapat memberikan motivasi yang berdampak positif untuk masyarakat," ungkap Ketua OSIS SMAN Sumatera Selatan M. Lukman Hakim, sebagai PIC (Person in Charge) dari kegiatan ini.
Ia juga menambahkan meski kecil-kecilan namun kegiatan positif saling tolong menolong semacam ini patut menjadi budaya di kalangan pelajar.
Pewarta: Feny Selly
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
