Logo Header Antaranews Sumsel

Hari Nusantara ingatkan peran strategis Indonesia

Selasa, 12 Desember 2017 21:49 WIB
Image Print
Luhut Binsar Pandjaitan. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta (ANTARA Sumsel) - Peringatan Hari Nusantara yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2001 setiap 13 Desember diminta dijadikan momentum untuk mengingatkan peran strategis Indoensia dalam dunia internasional.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Pengarah Hari Nusantara 2017 mengingatkan hal itu kepada masyarakat Indonesia.

"Saya sebut ini sebagai posisi silang di antara dua samudera dan di antara dua benua besar, jadi Indonesia ini berada pada posisi yang strategis," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.

Menurut Luhut, saat ini banyak masyarakat Indonesia yang tidak sadar betapa strategisnya posisi Indonesia dalam dunia internasional.

Dengan posisi di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik serta di antara Benua Asia dan Australia, bangsa Indonesia perlu mengedepankan persatuan di antara perbedaan yang ada.

"Bangsa Indonesia harus kompak, harus mengurangi sebanyak mungkin perbedaan-perbedaan. Perbedaan itu adalah rahmat sekaligus juga bisa menjadi malapetaka kalau kita tidak mampu mengelolanya dengan baik," katanya.

Hari Nusantara 2017 mengusung tema "Gotong Royong dalam Kebhinekaan di Nusantara Guna Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia", Luhut berharap masyarakat Indonesia lebih mengedepankan kerja bersama dan mulai fokus pada pembangunan kelautan.

"Selama ini kita memunggungi laut sekarang sudah waktunya kita melihat laut sebagai poros dunia," ujarnya.

Lebih lanjut, sebagai negara besar yang berada pada posisi silang strategis, Luhut mengatakan, perlunya Indonesia mengontrol lalu lintas udara dan lalu lintas kapal. Namun hal itu perlu diimbangi dengan penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang ada.

Peringatan Hari Nusantara tahun ini akan dilaksanakan di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dijadwalkan hadir mewakili Presiden Joko Widodo untuk membuka acara. Beberapa menteri dari Kabinet Kerja, antara lain Menkominfo Rudiantara juga dijadwalkan akan hadir dalam acara puncak peringatan Hari Nusantara tersebut.

Berbagai atraksi dan kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan hari bersejarah itu, antara lain atraksi terjun bebas oleh TNI Angkatan Laut, demo "Search and Rescue" (SAR) Laut, "sail pas" kapal-kapal nelayan Indonesia serta pelepasan ekspor produk tekstil dan meubel/rotan Kota Cirebon.

Tidak hanya kegiatan seremonial, peringatan Hari Nusantara tahun ini dimanfaatkan untuk melakukan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah yang dilakukan oleh Danlanal Cirebon, Dirpolairud Polda Jabar, Kadiskes Armabar serta jajarannya.

Beberapa tenda Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) Marinir juga didirikan untuk kegiatan bakti sosial kesehatan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cirebon.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026