Warga Palembang minta Pemkot tata kawasan CFD

id kambang iwak,taman kambang iwak, warga minta walikota tata kawasan cfc, care free day, pemot, penataan jalan kambang iwak

Dokumentasi - Pasar dadakan Kambang Iwak Palembang (ANTARA Sumsel/Aziz Munajar/17)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan meminta pemerintah kota setempat melakukan penataan kembali Jalan Tasik Kambang Iwak yang menjadi kawasan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD).

Kawasan hari bebas kendaraan bermotor atau CFD Kambang Iwak yang menjadi tempat favorit warga setempat untuk berolahraga dan menikmati liburan akhir pekan bersama keluarga kini semakin semrawut, sehingga perlu dilakukan penataan kembali sesuai dengan fungsinya, kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Sumsel Hibzon Firdaus, di Palembang, Minggu.

Menurut dia, kawasan CFD Kambang Iwak Palembang sekarang ini menjadi kawasan yang semakin diminati warga untuk bersantai dan berolahraga.

Kawasan CFD itu, kini kondisinya tidak hanya dipadati warga, tetapi juga pedagang aneka jenis barang dan makanan yang menggelar dagangannya menggunakan mobil, gerobak, dan menggelar lapak kaki lima di pinggir jalan dan taman kawasan tersebut.

Dengan banyak pedagang menggelar barang seperti pakaian anak-anak dan orang deawasa, mainan anak-anak, serta makanan ringan hingga berat untuk sarapan pagi itu, menghalangi ruang gerak warga kota yang akan berolahraga senam pagi, lari, jalan santai, dan bermain sepeda di kawasan CFD itu.

Karena itu, menurutnya, kawasan itu sudah saatnya dilakukan penataan kembali untuk mengembalikan fungsinya sebagai tempat yang aman dan nyaman serta bebas polusi asap kendaraan bermotor.

Pedagang perlu diatur penempatannya, sehingga tetap bisa mencari rezeki dan warga kota juga bisa menikmati kawasan hari bebas kendaraan bermotor tanpa terganggu dengan aktivitas transaksi jual beli yang suasananya mirip dengan pasar tradisional, kata Hibzon.

Warga Kota Palembang lainnya Suhartini mengeluhkan kawasan CFD kini berkembang menjadi tempat berdagang, sehingga mengganggu kenyamanan melakukan kegiatan olahraga serta bersantai bersama keluarga. 

Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kota Palembang dan melakukan penertiban kawasan Kambang Iwak untuk mengembalikan fungsinya sebagai kawasan hari bebas kendaraan bermotor sekitar tiga jam pada setiap akhir pekan.

"Keberadaan pedagang aneka jenis barang dan makanan juga dibutuhkan pengunjung kawasan CFD, namun jika jumlahnya terus bertambah hingga menghalangi ruang gerak seperti sekarang ini harus ditertibkan dan dilakukan penataan di tempat khusus," ujarnya lagi. 

Sekda Palembang Harobin Mastofa menanggapi keluhan warga tersebut menyatakan pihaknya akan menjaga kawasan CFD sesuai dengan fungsinya dan mendorong warga kota mengurangi ketergantungan dengan kendaraan bermotor.

Kawasan bebas kendaraan itu, setiap akhir pekan semakin ramai dikunjungi warga untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga menikmati udara pagi yang bersih.

Kondisi tersebut akan terus dipertahankan dengan melakukan penataan dan penertiban kawasan dengan tindakan persuasif sehingga tidak ada warga yang merasa dirugikan, ujar Sekda Kota Palembang itu.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar