
Rancangan APBD Sumsel turun 23,12 persen

Palembang (ANTARA Sumsel) - Berdasarkan nota keuangan dan rancangan APBD Sumatera Selatan tahun 2018 total RAPBD sebesar Rp6,9 triliun atau mengalami penurunan yang cukup besar, yaitu 23,12 persen jika dibandingkan dengan APBD tahun 2017.
Juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumatera Selatan, Anwar Hasan di Palembang, Kamis mengatakan, untuk target pendapatan sebesar Rp6,9 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp22,96 persen.
Menurut dia, sedangkan untuk target belanja sebesar Rp5,9 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp17,62 persen.
Ia mengatakan, penentuan target beberapa sumber penerimaan daerah pada tahun 2018 yang diambil oleh Pemprov Sumsel yaitu dengan cara intensifikasi pemungutan pajak daerah dengan tidak memberatkan dunia usaha, menyederhanakan sistem dan prosedur administrasi pajak dan retribusi.
Menurut Fraksi Golkar, upaya itu telah tepat dilakukan tetapi sebaiknya peningkatan informasi dan pelayanan secara daring dapat lebih dimaksimalkan.
Fraksi Golkar juga mendukung segala bentuk upaya pengawasan dan pengendalian terhadap pendapatan yang berasal dari pajak dan retribusi daerah agar dapat dilaksanakan sesuai peruntukannya dan tidak terjadi kebocoran dan penyimpangan, katanya.
Sementara juru bicara Fraksi PKB DPRD Sumsel, Nilawati menyampaikan, dalam RAPBD Sumsel tahun 2018 bahwa pendapatan daerah diestimasikan sebesar Rp6,86 triliun dan belanja daerah Rp5,85 triliun.
Terkait dengan pendapatan asli daerah ada peningkatan dalam RAPBD tahun 2018 dibanding dengan APBD murni tahun sebelumnya.
Tahun anggaran 2018 direncanakan sebesar Rp3,6 triliun lebih atau mengalami peningkatan, yaitu sebesar Rp443 miliar, katanya.
Pewarta: Susilawati
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
