Logo Header Antaranews Sumsel

SMA Negeri Sumsel harus dipertahankan

Jumat, 3 November 2017 11:44 WIB
Image Print
Dokumentasi - Inagurasi 100 siswa baru SMAN Sumsel menyisihkan 953 pesaingnya dari 15 Kabupaten Kota di Sumsel pada 2013. (ANTARA Sumsel/13/Feny Selly)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Gubernur Samatera Selatan Alex Noerdin minta pengelola Sekolah Menengah Negeri yang dikelola Putera Sampoerna Fundation itu dapat terus dipertahankan dan mutunya ditingkatkan.

"Apalagi sekolah tersebut sebagai tempat siswa dan siswi berprestasi juga harus terus ditingkatkan kualitasnya," kata gubernur di Palembang, Jumat.

Bahkan sekolah berstandar internasional itu untuk mendidik anak anak Sumsel yang kurang mampu di bidang ekonomi selama ini berjalan cukup baik, ujar dia.

Dia juga minta siswa pintar tetapi orang tuanya kurang mampu bidang ekonomi harus menjadi prioritas sekolah di SMAN Sumsel itu. Sekolah itu harus semakin maju dan berkembang karena akan mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Gubernur mengatakan, ide menggagas sekolah SMAN Sumsel itu untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak pintar berdasarkan hasil tes ketat yang orang tuanya tidak mampu dalam pembiayaan.

Menurut dia, sekolah itu akan dipertahankan karena dana APBD yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, terlebih lagi sekolah ini sangat penting.

"Mengenai pendanaan bisa dari sponsor bukan hanya APBD saja," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo mengatakan, pada bulan Juli tahun 2018 kerja sama pengelolaan pengembangan sekolah SMAN Sumsel antara Putera Sampoerna Fundation (PSF) dengan pemerintah Provinsi Sumsel akan berakhir.

Oleh karena itu pihak PSF kini sedang melakukan sebuah study untuk memberikan alternatif tentang kelanjutan program pendidikan pada SMAN Sumsel.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026