
Dinas PU OKU bedah 100 unit rumah
Kamis, 17 November 2016 20:14 WIB

Baturaja (Antarasumsel.com) - Dinas PU Cipta Karya, Pemukiman dan Tata Ruang Kota Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada tahun 2017 akan melakukan bedah 100 unit rumah milik warga miskin di daerah tersebut.
"Pada 2017 sudah menyiapkan berbagai program kerja yang sangat pro terhadap rakyat miskin. Salah satunya akan melakukan bedah 100 unit rumah milik masyarakat kurang mampu di daerah itu," kata Sekretaris Dinas PU Cipta Karya, Pemukiman dan Tata Ruang Kota Ogan Komering Ulu (OKU), Hasan HD di Baturaja, Kamis.
Ia menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Pemukiman dan Tata Ruang Kota OKU mulai awal 2017 akan dipecah, di mana sebagian akan bergabung dengan Dinas PU Bina Marga dengan tugas fokus masalah perumahan dan pemukiman saja.
Hasan menjelaskan, total anggaran yang disiapkan untuk program bedah rumah warga miskin di OKU tahun 2017 adalah Rp15 juta per unit atau total sekitar Rp1,5 miliar.
Adapun indikator penilaian agar rumah milik warga miskin OKU itu bisa diusulkan dibedah antara lain surat kepemilikan tanah dan bangunan mesti jelas, tidak boleh berstatus sewa, sanitasi, lantai rumah dan drainasenya juga mesti dalam keadaan buruk.
"Kami akan dibantu konsultan kota tanpa kumuh (kotaku) dalam mendata dan menyeleksi rumah yang layak untuk dibedah tersebut. Jadi nanti benar-benar di data satu persatu langsung ke lokasi. Jika memenuhi syarat, maka baru diusulkan ke kita untuk direhab," tegasnya.
Selain program bedah rumah warga miskin, lanjut Hasan, pihaknya tahun depan juga akan melakukan kegiatan pengelolaan ruang terbuka hijau, program pengembangan perumahan, peningkatan sarana dan prasarana perumahan serta pemukiman, pembangunan insfrastruktur pemukiman, penataan lingkungan dan pemukiman, serta penyediaan dan pengelolaan air baku.
Sementara, total anggaran yang disiapkan untuk PU Cipta Karya, Pemukiman dan Tata Ruang Kota pada 2017 mencapai Rp34,6 miliar, namun dikurangi Rp13,3 miliar untuk membayar hutang proyek kepada pihak ketiga di tahun 2016.
"Jadi sisa anggaran pada 2017 adalah Rp23,3 miliar. Berhubung nilainya kecil dibandingkan dengan anggaran Dinas PU CK Pengairan dan Tata Kota OKU, maka rata-rata proyek fisik yang akan kita kerjakan nanti dananya di bawah Rp200 jutaan," katanya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
