Logo Header Antaranews Sumsel

Pemkot Palembang bedah 1.000 rumah tak layak huni pada 2026

Jumat, 20 Maret 2026 09:20 WIB
Image Print
Rumah tidak layak huni yang jadi sasaran program bedah rumah Pemkot Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan pada 2026 ini menerima bantuan pemerintah pusat untuk memperbaiki 10 rumah tidak layak huni (RTLH) di setiap kelurahan.

"Bantuan untuk perbaikan atap, lantai dan dinding dengan total dana Rp20 juta per unit RTLH, sebagai upaya pengentasan permasalahan rumah tidak layak huni di 107 kelurahan," kata Wali Kota Palembang, Ratu Dewa di Palembang, Kamis.

Dia menjelaskan, untuk melaksanakan program perbaikan RTLH itu, pihaknya telah melakukan pendataan 800 warga kurang mampu atau berpenghasilan rendah dari target 1.000 sasaran penerima bantuan.

Pendataan tersebut dilakukan secara selektif oleh tim khusus agar bantuan tepat sasaran atau jatuh ke tangan warga yang benar-benar memenuhi persyaratan, katanya.

Menurut dia, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai kegiatan yang dapat mengentaskan permasalahan rumah tidak layak huni.

"Alhamdulillah pada 2026 ini, ada bantuan pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk perbaikan 1.000 unit RTLH," ujarnya.

Selain memanfaatkan bantuan dari pemerintah pusat, untuk mengoptimalkan upaya pengentasan RTLH, pihaknya juga bersama Baznas Palembang pada tahun ini berupaya melanjutkan program perbaikan rumah warga miskin.

Perbaikan rumah milik warga miskin yang memanfaatkan dana dari zakat, infak, dan sedekah pegawai negeri/ASN dalam beberapa tahun terakhir telah mencapai ratusan unit, jelas Wali Kota Ratu Dewa.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026