Logo Header Antaranews Sumsel

Ketersediaan gas KEK tanjung api-api terjamin

Sabtu, 12 November 2016 18:50 WIB
Image Print
Pengembangan jaringan gas Pekerja menggali lubang untuk pipa jaringan gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Sudirman Palembang,Sumsel.(Antarasumsel.com/ Feny Selly/16/den)

Palembang,(ANTARA Sumsel) - Ketersediaan gas untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan dipastikan terjamin karena Sumatera Selatan merupakan daerah penghasil energi, bahkan menjadi penyuplai untuk provinsi lain, kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi provinsi setempat Robert Heri.

"Untuk gas, tidak perlu khawatir karena Sumsel banyak gas. Banyak perusahaan besar beroperasi di sini, dan sudah menyatakan siap menjadi penyalur," kata Robert di Palembang, Sabtu.

Ia mengatakan keberadaan kawasan industri KEK Tanjung Api-Api ini telah menjadi perhatian sejumlah perusahaan gas yang beroperasi di Sumsel, salah satunya Pertamina Gas.

Perusahaan negara ini sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk membangun jaringan transmisi dari Musi Banyuasin hingga ke Kota Palembang. Bahkan, telah melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan transmisi di di kawasan Grisik, Musi Banyuasin.

"Dari Musi Banyuasin, pipa gas akan dipasang melewati Banyuasin dan berakhir di Palembang. Jika ini sudah ada, jangan khawatir karena potensi gas yang mampu disediakan terbilang sangat besar," kata dia.

Ia mengatakan PT Pertamina Gas fokus mengembangkan jalur transmisi di Sumatera Selatan untuk menangkap peluang banyaknya perusahaan besar beroperasi di daerah ini.

Penyediaan jalur transmisi gas ini dimaksudkan juga untuk merespon keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Api-Api, Banyuasin yang saat ini dalam pengerjaan.

"Selain itu, cukup menjadi pertimbangan yakni untuk pemenuhan kebutuhan gas PT Pupuk Sriwijaya di Palembang yang pada akhir tahun akan mulai mengoperasikan Pabrik Pupuk IIB," kata dia.

Sumsel sedang membangun kawasan industri terpadu KEK Tanjung Api-Api yang membutuhkan pasokan gas.

Sejumlah investor asing sudah menyurvei untuk menjajaki kemungkinan membangun industri pengelolahan di antaranya, PT Indorama yang membangun pabrik amoniak, PT Dex Indonesia untuk pengembangan kilang minyak dan penyimpanan barang baku berupa minyak mentah dan hasil olahan.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026