Murray puncaki daftar peringkat petenis setelah Raonic mengundurkan diri

id tenis, petenis Britania, Andy Murray, Djokovic, Murray, Paris Masters, Marin Cilic, peringkat satu dunia, Juara Grand Slam tiga kali

Murray puncaki daftar peringkat petenis setelah Raonic mengundurkan diri

Andy Murray (Reuters)

Paris (ANTARA Sumsel) - Setelah semua perjuangan dan upaya keras untuk mengejar peringkat satu dunia, petenis Britania Andy Murray tiba di sana tanpa perlu memukul bola pada Sabtu, ketika Milos Raonic mengundurkan diri dari semifinal Paris Masters karena cedera kaki.

Juara Grand Slam tiga kali itu, yang akan mengambil alih posisi teratas dari petenis Serbia Novak Djokovic ketika daftar tersebut diperbarui pada Senin, tetap memasuki lapangan tengah untuk sesi latihan di depan para penonton yang ramai.

"Saya tidak pernah berpikir saya akan menjadi nomor satu di dunia dan tidak pernah, tidak pernah membayangkan bahwa hal itu akan terjadi," kata Murray pada konferensi pers.

Unggulan keempat asal Kanada Raonic menjelaskan cederanya.

"Kemarin ketika saya yakin skornya 4-2 pada set pertama saya mulai merasakan sakit pada kaki saya," ucapnya, mengacu pada pertandingannya melawan petenis Prancis Jo-Wilfreid Tsonga.

"Saya tidak terlalu banyak berpikir saat itu. Saya menjalani tes MRI satu jam kemudian... Mereka menemukan bahwa saya memiliki robek tingkat satu pada kuadricep kanan."

Raonic kini diragukan dapat mengikuti turnamen penutup musim ATP Wolrd Tour Finals yang akan diselenggarakan di London dari 13 sampai 20 November.

"Saya masih berpeluang mengikutinya namun saya memiliki waktu lima sampai sepuluh hari, maka saya sedang berada di ambang batas," ucapnya.

Murray merupakan petenis Britania pertama yang meraih peringkat pertama dan, pada usia 29 tahun 174 hari, ia akan menjadi petenis tertua yang mencapai puncak untuk pertama kalinya sejak John Newcombe asal AS pada 1974.

Djokovic, petenis peringkat satu dunia selama 122 pekan sejak Juli 2014, disingkirkan di perempat final oleh unggulan kesembilan Marin Cilic pada Jumat.

Petenis Kroasia Cilic kalah 4-6, 3-6 dari petenis AS John Isner di semifinal pada Sabtu.

Isner mematahkan serve lawan pada game kesembilan set pertama dan mencatatkan tiga ace beruntun ketika ia menggagalkan break point pada set kedua untuk menundukkan Cilic, yang terlihat kurang fokus sehari setelah menyingkirkan Djokovic.

Isner menjadi petenis yang paling banyak mengukir ace pada tahun ini - 1.133 - ketika ia mengklaim kemenangan perdananya atas Cilic dalam tujuh pertandingan.

"Saya masuk ke lapangan pada hari ini dengan banyak rasa percaya diri. Inilah untuk pertama kalinya sepanjang tahun, saya menuju satu pertandingan dengan perasaan saya akan memenangi empat pertandingan secara beruntun," kata Isner pada konferensi pers.

Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar