
Pembangunan LRT Palembang lampaui target

Palembang (ANTARA Sumsel) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, pelaksanaan pembangunan Light Rail Transit atau kereta api ringan di Palembang sudah melampaui target yang ditentukan.
Pelaksanaan pembangunan Light Rail Transit (LRT) sudah mencapai 8 persen, kata gubernur saat rapat terbatas membahas LRT bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (8/6).
Gubernur mengatakan, pada tahun 2016 ini pihaknya menargetkan pelaksanaan pembangunan jalur kereta api ringan itu mencapai 37 persen.
Meskipun menggunakan dana APBN tetapi Pemerintah Provinsi Sumsel terus mengawasi pembangunan jalur kereta api ringan tesebut supaya dapat dipacu dan selesai tepat waktu yakni sebelum pelaksanaan Asian Games tahun 2018.
Bahkan, lanjut dia, hasil pembangunan LRR yang sudah dicapai sekarang ini cukup luar biasa.
"Yang jelas, jalur kereta api ringan tersebut ditargetkan selesai Juni 2018," katanya.
Hal ini karena tiang pancang fasilitas kereta api ringan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II menuju Jakabaring Palembang sudah hampir rampung.
Ini menunjukan Pemerintah Provinsi Sumsel cukup serius dalam memacu pembangunan fasilitas angkutan massal tersebut, ujar gubernur.
Sementara Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengatakan, yang menjadi fokus dalam pembangunan infrastruktur transportasi utamanya di kota-kota besar yakni adanya konektivitas, intergrasi antar moda dan antar transportasi, serta modernisasi transportasi itu sendiri.
Yang dimaksud konektivitas antar daerah, antar wilayah bisa terhubung dan mendorong pergerakan ekonomi bisa lebih efisien, menurunkan biaya-biaya logistik, biaya-biaya transportasi sehingga daya saing menjadi lebih baik, ujar dia.
Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
