Logo Header Antaranews Sumsel

DKP Sumsel: riset perikanan sangat dibutuhkan

Rabu, 23 Maret 2016 10:45 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Riset di bidang perikanan sangat dibutuhkan Sumatera Selatan karena daerah ini memiliki potensi perikanan seluas 2,5 juta hektare dengan 221 jenis ikan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan Galamda Israk di Palembang, Selasa, mengatakan riset ini sangat dibutuhkan agar sektor perikanan Sumsel dapat memiliki nilai tambah.

"Lantaran itu, Sumsel ingin mempromosikan Pusat Pengembangan Perikanan Umum dan Daratan tingkat ASEAN yang sudah ada di Palembang sejak 2015 agar para peneliti di dunia mau bergabung," kata Galamda.

Kegiatan penelitian di South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) ini sudah melibatkan peneliti asing dari negara-negara di Asia, namun dari sisi jumlah masih terbilang sedikit.

"Belum lama ini ada tiga peneliti asal Jepang yang memanfaatkan SEAFDEC ini untuk mempelajari keanekaragaman ikan di Sumatera Selatan. Harapannya akan lebih banyak lagi di masa datang karena riset perikanan ini sangat dibutuhkan," kata dia.

Ia mengemukakan Sumsel bermaksud membangun industri hilirisasi perikanan sehingga nelayan akan mendapatkan nilai tambah.

"Seperti produk ikan patin kaleng, atau pembibitan anakan ikan. Ini sangat butuh sekali riset," kata dia.

Pembangunan pusat pengembangan perikanan perairan umum berasal dari APBN dengan rincian dan pada tahun lalu senilai Rp18 miliar dan tahun ini sekitar Rp100 miliar.

Selain memanfaatkan SEAFDEC untuk penelitian, Sumsel saat ini juga sedang membangun pusat pelatihan perikanan di Keramasan di atas lahan seluas 10 hektare.

"Pusat pelatihan ini untuk mengaplikasikan hasil penelitian di SEAFDEC, jadi terkait dengan sektor hulu hingga hilirnya," kata dia.

Luas perairan umum Sumsel yang memiliki 11 sungai serta 49 anak sungai dengan total panjang 920 km ini tercatat menjadi yang terluas di Indonesia dengan 221 jenis ikan.



Pewarta:
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2026