Logo Header Antaranews Sumsel

BRI Syariah Palembang bidik pembiayaan umrah

Rabu, 12 Agustus 2015 18:24 WIB
Image Print
Ilustrasi - Ibadah Umroh (FOTO ANTARA)

Palembang, (ANTARA Sumsel) - BRI Syariah Cabang Palembang membidik pembiayaan umrah untuk merespon tingginya minat masyarakat beribadah ini sebagai dampak pembatasan kuota haji.

Manager BRI Syariah Cabang Palembang BT Pitayaningsih di Palembang, Rabu, mengatakan, peluang tersebut dimanfaatkan BRI Syariah dengan meluncurkan program pembiayaan umroh sejak awal tahun.

"BRI Syariah memiliki produk perencanaan umrah yang sama seperti haji. Tapi karena talangan haji tidak diperbolehkan lagi maka diluncurkan produk talangan umrah," kata dia.

Ia menjelaskan, dalam program ini, dana talangan umrah yang ditalangi perusahaan yakni sekitar 80 persen dari total biaya umrah. Sementara, biaya umrah diperkirakan berkisar Rp25 juta.

"Nasabah bisa melunasi talangan tersebut selama tiga tahun. Caranya dengan angsuran per bulan," kata dia.

Untuk memaksimalkan capaian pada produk ini, perusahaan akan menggandeng KBIH untuk melakukan kerja sama.

Sementara ini, sebanyak 15 KBIH sudah melakukan pembicaraan dengan BRI terkail model kerja sama.

"Karena ini masih baru, target hingga akhir tahun tidak terlalu muluk-muluk," ujar dia.

Tak hanya BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri cabang Palembang juga membidik sektor yang sama yakni pembiayaan ibadah umrah pada tahun ini.

Kepala Bank Syariah Mandiri cabang Palembang Kemas Erwan mengatakan, pembiayaan umrah akan dipasarkan kepada seluruh segmen (pegawai, profesional, wiraswasta, pensiunan).

Pembiayaan umrah ini untuk merespons tingginya minat untuk beribadah umrah di kalangan kelas menengah di Indonesia.

Dia mengatakan, jumlah jamaah umrah di Indonesia setiap tahun bertambah hingga mencapai satu juta orang per tahun.

"Kelas menengah di Indonesia sedang tumbuh. Makanya kami menyediakan pembiayaan umrah," ujar dia.

Pembiayaan umrah ini memiliki tenor maksimal 5 tahun dengan nilai plafon pembiayaan sebesar 40 juta.

"Saat ini ada tren baru di masyarakat, karena lamanya masa tunggu untuk berangkat haji membuat beralih ke ibadah umrah," kata dia.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026