Logo Header Antaranews Sumsel

PMI selama Ramadhan kekurangan stok darah

Jumat, 3 Juli 2015 16:11 WIB
Image Print
Petugas Unit Donor Darah PMI Palembang sedang melayani transfusi darah pendonor sukarela. (FOTO antarasumsel.com/Feny/15)

Palembang (ANTARA Sumsel) - Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Cabang Palembang, selama bulan Ramadhan ini kekurangan stok darah, karena warga selama bulan puasa enggan melakukan donor darah.

Bahkan stok darah di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia

(UDD-PMI) setempt setiap harinya nyaris kosong, khususnya di bulan Ramadhan ini, kata Ita, petugs UDD-PMI di Palembang, Jumat.

Menurut dia, untuk mencukupi kebutuhan darah bagi rumah sakit yang pasiennya ingin operasi, pihaknya berusaha melakukan berbagai upaya yang salah satunya partisipasi pihak swasta.

"Sekarang ini bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya tidak perlu susah-susah datang ke UDD di kawasan Simpang Skip, karena petugas juga disiagakan di pusat perbelanjaan," katanya ketika ditemui di sela kegiatan donor di Palembang Trade Center.

Mengenai kebutuhan darah, menurut dia, UDD PMI Cabang Palembang rata-rata setiap hari membutuhkan 150 kantong darah dari berbagi golongan.

Ia mengakui, sejak awal Ramadhan hingga sekarang ini stok darah di UDD tiap hari nyaris kosong.

Memang biasanya selama Ramadhan khususnya warga muslim jarang melakukan donor darah, karena mungkin faktor kelelahan seharian menjalani ibadah puasa, katanya.

Namun selama bulan puasa bagi umat muslim, yang biasanya sering melakukan donor darah adalah umat gereja dan vihara.

Kepala Laboratorium UDD PMI Cabang Palembang Wahyuni sebelumnya mengatakan, kalau hari-hari biasa di luar bulan Ramadhan, biasanya stok darah cukup.

Ia berharap, dengan tersedianya stok yang cukup masalah kesulitan memperoleh darah pasien rumah sakit dalam kondisi darurat dapat diminimalisir.

Selain mengharapkan stok darah yang cukup, PMI juga telah memiliki peralatan canggih untuk mengolah darah pendonor," ujar dia.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026