Dinsos Sumsel imbau masyarakat waspadai SMS berhadiah

id waspadai sms berhadia, sms penipuan, penipuan, wspada, laporkan ke polisi

Dinsos Sumsel imbau masyarakat waspadai SMS berhadiah

Ilustrasi (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)

...Pesan singkat atau SMS palsu yang berisi pemberitahuan kepada pengguna telepon selular memenangi undian berhadiah yang mengatasnamakan produsen barang tertentu perlu terus diwaspadai...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Sosial Sumatera Selatan mengimbau masyarakat di 17 kabupaten dan kota meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban sindikat penyebar layanan pesan singkat berhadiah palsu.

"Pesan singkat atau SMS palsu yang berisi pemberitahuan kepada pengguna telepon selular memenangi undian berhadiah yang mengatasnamakan produsen barang tertentu, perbankan, atau dari operator telepon selular akhir-akhir ini sering terjadi dan cukup banyak warga yang tertipu sehingga perlu terus diwaspadai," kata Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Apriyadi di Palembang, Kamis.

Menurut dia, untuk mencegah terus bertambahnya korban SMS berhadiah palsu yang dapat mengakibatkan hilangnya sejumlah uang masyarakat karena tertipu mengirimkan uang (mentransfer) ke rekening bank sindikat penipuan melalui sms itu, pihaknya gencar memberikan imbauan untuk mengingatkan masyarakat tidak tergiur dengan hadiah yang dijanjikan oleh pihak yang tidak jelas identitasnya itu.

Untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur atau menjadi korban penipuan sms berhadiah, pihaknya rutin memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui media massa dan pada pertemuan dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, katanya.

Sebagai aparat pemerintah yang memiliki tugas dan wewenang memberikan perizinan undian berhadiah, pada setiap kesempatan berupaya mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan tidak mudah menerima informasi memenangkan undian atau mendapatkan hadiah dari pihak dan perusahaan tertentu.

"Waspadailah pemberitahuan pemenang undian berhadiah yang berbentuk kupon dalam kemasan, SMS, telepon dan surat pos," ujarnya

Jika menerima pemberitahuan pemenang undian berhadiah tersebut masyarakat harus meneliti dan mempelajari kebenarannya, kemudian bila mengetahui seseorang atau sekelompok orang yang diduga kuat melakukan tindakan penipuan itu agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisan terdekat.

Untuk mendapatkan penjelasan mengenai undian berhadiah, masyarakat bisa menghubungi "call center" Kementerian Sosial di Jakarta 021-3144000 atau "call center" lokal di Dinsos Sumsel, Palembang nomor 0711-311517 dan 0711-316974, kata Apriyadi.

Sementara Ketua Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumsel Hibzon Firdaus mengatakan, pihaknya sering menerima pengaduan masyarakat yang menjadi korban penipuan sms berhadiah palsu itu dan terganggu dengan sering masuknya SMS itu ke telepon selularnya karena tidak mengenal waktu bahkan hingga tengah malam.

Praktik penyebaran SMS mempengaruhi masyarakat dengan pemberian hadiah palsu dalam bentuk sejumlah uang atau kendaraan bermotor sudah berlangsung sejak lama namun anehnya hingga kini pelakunya masih tetap saja leluasa bergerilia mencari mangsa, dan tidak ada tindakan penertiban yang serius dari aparat berwenang, katanya.

Menurut dia, praktik penipuan menggunakan perangkat elektronik itu sudah saatnya dilakukan penindakan tegas oleh pihak berwenang karena sangat meresahkan masyarakat bahkan tidak sedikit yang tertipu kehilangan uang puluhan juta rupiah untuk biaya pengurusan pengiriman dan pajak hadih yang dimenangkan.

Pelaku SMS undian berhadiah palsu tidak hanya bisa dikenakan sanksi hukum pidana biasa tetapi juga dapat dikenakan pelanggaran Undang Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, kata Hibzon yang juga pengacara senior di Bumi Sriwijaya itu.

Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar