
Disnakertrans sosialisasi BPJS

Musirawas (ANTARA Sumsel) - Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, melakukan sosialisasi program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ke sejumlah perusahaan di wilayah itu dengan sistem jemput bola.
Target sasaran sosialisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan itu dalah perusahaan yang selama ini tidak terpantau oleh pemerintah daerah, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musirawas H Ahmad Murtin, Minggu.
Kalau perusahaan swasta nasional, sebagian besar sudah berhasil menyosialisasikan program BPJS ketenagakerjaan di wilayah itu, sehingga para pekerja mempunyai hak untuk tunjangan hari tua, kredit perumahan, pensiun dan kecelakaan kerja.
Ia mengatakan tahun depan akan dilakukan peningkatan peserta dan pelayanan, namun diharapkan ada regulasi dari pemerintah daerah, seperti penambahan dana anggaran untuk menerapkan pola jemput bola tersebut.
Pola itu dimaksudkan untuk dilakukan pada perusahaan yang tidak melaporkan jumlah pekerja dan memberikan hak-hak pekerjanya terutama perusahaan yang selama ini belum terpantau oleh pemerintah daerah.
Seperti perkebunan milik pribadi yang mempekerjakan puluhan karyawan dan luasnya di atas 25 hektare, mereka menggaji karyawan tidak berpedoman pada standar Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp2,9 juta perbulan.
"Kami perlu kerja ekstra keras dalam mensosialisasikan BPJS ketenagakerjaan tersebut, agar apa yang harapkan khususnya mempertahankan prestasi yang sudah dilakukan sepama ini," ujarnya.
Bupati Musirawas H Ridwan Mukti melalui Asisten I Sekwilda Musirawas Ali Sadikin mengharapkan agar Disnakertrans dapat meningkatkan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan pada seluruh perusahaan di wilayah itu karena banyak laporan masih ada tenaga kerja dibayar upah di bawah UMP.
"Kami bersyukur selama ini Disnakertrans sudah berhasil menunjukkan kinerjanya dengan baik, sehingga mendapat penghargaan Jaminan Sosial Award Bidang Ketenagakerjaan tahun 2014 dan diharapkan hal itu dapat dipertahankan pada tahun-tahun mendatang," katanya.
Apa lagi penghargaan Jaminan Sosial Award 2014 itu hanya diberikan pada tiga bupati/wali kota di wilayah Sumatera selatan, yaitu Kabupaten Musirawas, Ogan Komering Ulu Timur (Okut) dan Kota Prabumulih, ujarnya.
Pewarta: Oleh Zulkifli Lubis
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
