Logo Header Antaranews Sumsel

Wali Kota imbau perusahaan bantu perpustakaan

Jumat, 5 Desember 2014 10:15 WIB
Image Print
Perpustakaan (foto antarasumsel.com/fenny selly)

Lubuklinggau (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mengimbau seluruh perusahaan swasta di daerah itu agar membantu peralatan teknologi informasi perpustakaan yang ada di tingkat kecamatan dan kelurahan setempat.

Saat ini perpustakaan di tingkat kelurahan dan kecamatan belum seluruhnya memiliki perlalatan teknologi informasi, sehingga perlu dibantu, terutama pihak swasta yang melakukan investasi, kata Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe melalui Wakil Wali Kota Sulaiman Kohar, Jumat.

"Kami baru saja mendapat bantuan seperangkat alat teknologi informamsi berupa komputer dan layanan wifi gratis untuk enam perpustakaan kelurahan. Bantuan tersebt akan dimanfaatkan bagi masyarakat untuk memperluas pengetahuan melalui teknologi modern," ujarnya.

Menurut wali kota, selama ini sudah ada beberapa perpusataakn tingkat kecamatan dan kelurahan yang memiliki peralatan tersebut, namun belum menyeluruh karena keterbatasan dana APBD.

Tapi bila ada partisipasi dari perusahaan swasta untuk membantu perlatan tersebut sangat diharapkan dalam rangka ikut mencerdaskan anak bangsa di wilayah itu, ujarnya.

Enam kelurahan yang mendapat bantuan IT tersebut adalah Kelurahan Taba Baru, Sumber Agung, Ponorogo, Cemekeh Taba, Tanah Periuk dan Kelurahan Marga Muliya. Bantuan itu ditetima langsung oleh masing-masing lurah.

Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dekomentasi Daerah (PADD) Kota Lubuklinggau Hj Saleha membenarkan adannya bantuan dari perusahaan Coca-Cola Foundation, tahap pertama ini baru enam kelurahan dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah ke kelurahan lainnya.

Bila bantuan tersebut nantinya berhasil dan manfaatnya dirasakan masyarakat, hingga membawa dampak positif bagi daerah, pihaknya akan mengusulkan ke pemerintah kota untuk dianggarkan melalui APBD bagi belasan kelurahan lagi yang belum memiliki perlatan tersebut.

Ia mengatakan bantuan dari perusahaan itu masih akan berlanjut hingga maret 2015, dengan demikian bagi perpustakaan yang sudah mendapatkannya agar memanfaatkan semaksimal mungkin hingga bisa mencedaskan masyarakat.

Perusahaan tersebut tidak hanya membantu peralatan komputer dan fasilitas wifi gratis saja, tapi ikut melatih tenaga IT yang akan mengelola batuan tersebut.

Setiap keluarahan akan dilatih empat orang tenaga terdiri atas dua orang pegawai perpusatakaan dan sisanya dari masyarakat. Dengan tersediannya tenaga terampil itu, maka bantuan tersebut diharapkan bermanfaat bagi masyarakat setempat, demikian wali kota.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026