
Tiga perampok babak belur dihajar warga

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Tiga perampok asal Martapura Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan yakni Jam (29), Mar (23) dan Hel (23) babak belur dihajar warga saat hendak beraksi di Simpang Unbara, Kecamatan Baturaja Barat, Senin (25/8) malam.
Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Mulyadi di Baturaja, Selasa mejelaskan bahwa penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan tim Walet yang mengamankan acara konser di Baturaja.
Karena melihat kecurigaan kepada para tersangka yang mengendarai sepeda motor Mega Pro hitam B 318 Y, polisi menghentikan ketiganya.
Saat dilakukan pemeriksaan, kata Kapolres, satu tersangka hendak melarikan diri, namun ditangkap dan dihakimi warga setempat.
"Saat dilakukan penggeledahan ditemukan senjata api yang dipegang Jam dan satu bilah pisau jenis sangkur dipegang Hel yang akan digunakan untuk melakukan aksi perampokan," kata Kapolres.
Seorang tersangka Jam mengaku sebelum melakukan aksinya ia sedang menggali pasir di OKU Timur, dan Hel tersangka lainnya menelepon untuk mengajak melakukan aksi perampokan di Baturaja.
"Saat itu dia telpon saya ngajak untuk merampok. Ia bilang ada pistol tapi tidak ada peluru. Setelah itu saya menghubungi Mar untuk patungan membeli peluru seharga Rp200 ribu. Saya Rp50 ribu, Mar Rp150 ribu. Senjata itu milik Hel," katanya.
Ia mengaku, baru pertama kali hendak melakukan aksi perampokan, itupun atas ajakan Hel.
"Saya tidak pernah pak. Baru satu kali ini. Pekerjaan sehari-hari saya sebagai tukang gali pasir," katanya.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
