
KPU Sumsel: surat suara rusak 400 lembar

Palembang (ANTARA Sumsel) - Jumlah surat suara Pemilu Presiden 2014 yang rusak, setelah dilakukan sortir dan pelipatan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 400 lembar.
"Jumlah surat suara Pemilu Presiden yang rusak tidak banyak setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Divisi Perencanaan Anggaran dan Logistik Heny Susantih di Palembang, Senin.
Menurut dia, jumlah surat suara Pilpres yang rusak di kabupaten dan kota itu tidak banyak ada yang 17 lembar, 20 lembar, 50 lembar sehingga totalnya sekitar 400 lembar di Sumsel.
"Sekarang ini semua KPU di kabupaten dan kota di Sumsel sudah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pilpres 9 Juli," katanya.
Ia mengatakan sesuai dengan instruksi dari KPU Pusat pada 28 Juni 2014 merupakan batas akhir untuk menyerahkan laporan penyortiran dan pelipatan surat suara.
Untuk logistik Pilpres sekarang ini sudah terkirim semua ke KPU kabupaten dan kota di Sumsel, kalaupun ada yang belum sampai itu di daerah yang jauh seperti Empatlawang dan Musirawas, ujarnya.
Ia menyatakan, untuk yang belum sampai tunggu saja, karena mungkin masih dalam pengiriman.
Kondisi logistik Pilpres sekarang ini sudah mencapai 95 persen, jadi tinggal menunggu surat surat yang kurang saja, katanya.
Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Pewarta: Oleh Susilawati
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
