
Pangdam: Danrem harus ikuti perkembangan sosial

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo mengatakan Komandan Korem harus mengikuti perkembangan dan dinamika sosial di daerahnya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan.
Apalagi wilayah Lampung cukup strategis karena dekat ibukota negara, kata Pangdam saat serah terima jabatan Danrem Garuda Hitam dari Kolonel Inf Irwan Sihar Marpaung kepada Kolonel Arm Drs Winarto di Palembang, Selasa.
Ia mengatakan Danrem harus terus mengikuti setiap perkembangan berikut kecenderungannya serta merespons setiap dinamika perkembangan yang terjadi di wilayah tugasnya secara arif dan bijaksana, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.
"Lakukan langkah antisipasi dalam upaya pencegahan terhadap gejala dan potensi konflik komunal dan aksi anarkis yang dapat menghambat dinamika pembangunan nasional di wilayah tugas," katanya.
Selain itu, Danrem juga harus membangun komunikasi dan mengedepankan pendekatan dialog dalam menyelesaikan setiap masalah.
Menurut dia, wilayah Lampung juga merupakan jalur transportasi laut dan darat baik barang maupun manusia yang menghubungkan antara pulau Sumatera dan Jawa dengan intensitas lalu lintas yang cukup padat.
Begitu juga wilayah Lampung juga memiliki beberapa wilayah rawan bencana alam, baik banjir, tanah longsor maupun gempa bumi.
Sehubungan itu Danrem harus mengikuti setiap perkembangan sosial berikut kecenderungannya sekaligus mengantisipasi setiap gejala yang terjadi.
Lebih lanjut dia mengatakan, terkait pelaksanaan Pilpres dan suksesi kepemimpinan nasional, setiap unsur pimpinan diminta untuk mengawasi dan terus menekankan kepada seluruh prajurit di satuannya agar benar-benar bersikap netral.
Seluruh prajurit Kodam II/Sriwijaya harus mengawal proses demokrasi ini secara profesional sesuai bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing, ujar dia.
Pewarta: Oleh Ujang Idrus
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
