Logo Header Antaranews Sumsel

Wabub akan panggil Diknas terkait pelajar "Dugem"

Senin, 7 April 2014 22:51 WIB
Image Print

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Wakil Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Drs Kuryana Aziz akan memanggil pihak Dinas Pendidikan Nasional setempat, terkait adanya 63 orang pelajar SMP di wilayah itu yang terjaring razia saat "dugem", Sabtu (5/4).

"Nanti saya akan panggil pihak Dinas Penididkan Nasioanl (Diknas) dan Kepala Sekolah untuk meminta penjelasnnya terkait adanya puluhan pelajar yang terjaring razia saat berada di tempat hiburan malam," kata Wabup Kuryana Aziz di Baturaja, Senin.

Dikatakannya, dirinya menyayangkan kejadian tersebut dan semestinya pihak sekolah dan Diknas lebih memberikan pengawasan terhadap anak didiknya, terutama dalam pembinaan agar ahlak anak didik tidak melampaui batasan yang ada.

"Saya pesankan kepada para guru agar lakukan pembinaan terhadap murid, terutama sekali untuk tidak memberikan contoh yang tidak benar seperti terlibat Narkoba dan sebagainya, sehingga para murid tidak meniru prilaku menyimpang," katanya.

Sementara, Kepala Diknas OKU, Mahyudin Helmi saat dikonfirmasi mengatakan, turut menyesalkan adanya puluhan anak didiknya yang terjaring razia.

Dikemukakannya, pihaknya sudah memberikan pengarahan dan pembinaan agar prilaku para anak didik tidak menyimpang.

"Kami di sekolah sudah maksimal lewat penegakan disiplin dan pencerahan, rasanya kami sudah maksimal, kejadian ini murni merupakan kelalaian wali murid yang tidak mengontrol pergaulan anaknya di lingkungan sekitar," katanya.

Dikatakannya, untuk menindak lanjuti adanya hasil razia Sabtu malam (5/4), Mahyudin Helmi menegaskan bahwa pihaknya akan turun ke lapangan guna memberikan pengarahan kepada pihak sekolah.

"Kami akan turun langsung ke sekolah untuk memberikan pengarahan, dan pembinaan. Saya rasa kami sudah maksimal, hanya saja ada yang salah dalam pergaulan pelajar di lingkungan rumah mereka," ujarnya. (E Permana)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026