Logo Header Antaranews Sumsel

Dana PON Remaja Sumsel masih tanda tanya

Senin, 3 Maret 2014 22:15 WIB
Image Print
Komite Olahraga Nasional Indonesia. (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
"Aliran dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sumsel kemungkinan besar akan diterima pada April, sehingga belum diketahui besaran alokasi untuk persiapan PON Remaja...

Palembang, (ANTARA Sumsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Selatan menyatakan bahwa besaran dana persiapan mengikuti Pekan Olahraga Nasional Remaja di Surabaya, November 2014, belum diketahui menyusul menunggu diterimanya dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

"Aliran dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sumsel kemungkinan besar akan diterima pada April, sehingga belum diketahui besaran alokasi untuk persiapan PON Remaja," kata Wakil Ketua Umum Pengurus Provinsi KONI Sumsel Dhenie Zainal di Palembang, Senin.

Ia mengemukakan, sembari menantikan informasi mengenai besaran dana tersebut, pihaknya menginventaris atlet-atlet muda berusia maksimal 17 tahun dari berbagai cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

"Semua tergantung pada dana yang tersedia, jika memungkinkan maka semua atlet akan diberangkatkan. Tapi, jika tidak maka akan diseleksi dan diutamakan cabang olahraga yang berpeluang saja," ujarnya.

Sementara ini, sebanyak 164 atlet telah masuk dalam bank data KONI Sumsel untuk dibawa menuju PON Remaja.

Para atlet itu dari 14 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni anggar, senam, atletik, bulu tangkis, bola basket, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola, tenis lapangan, tenis meja, voli pantai, dan pencak silat.

KONI sendiri diwajibkan menyiapkan tim sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.

Tim PON Remaja direncanakan menjalani pemusatan latihan selama sebulan sebelum digelarnya perhelatan tersebut.

"Pada tahun ini dana KONI akan mengalami pengurangan cukup drastis, karena pelaksanaan ajang olahraga internasional dialihkan ke Dispora. KONI sendiri saat ini diminta pemerintah daerah fokus pada pembinaan atlet-atlet berprestasi," katanya.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026