
KONI Jatim berguru ke Sumsel

"Jatim sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Remaja tahun 2014 mendatang, sehingga butuh belajar dari Sumsel yang sukses menyelenggarakan SEA Games dan Islamic Solidarity Games...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Jawa Timur melakukan studi banding ke Palembang, Sumatera Selatan, Rabu, untuk mempelajari pengelolaan dan pemeliharaan arena olahraga serta penyelenggaraan ajang skala nasional dan internasional.
Rombongan perwakilan Pengurus Provinsi KONI Jatim itu terdiri dari enam orang dengan dipimpin Ketua Sport Intellegent KONI Provinsi Jawa Timur Soenardi.
"Jatim sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Remaja tahun 2014 mendatang, sehingga butuh belajar dari Sumsel yang sukses menyelenggarakan SEA Games dan Islamic Solidarity Games," kata Soenardi seusai berdialog interaktif dengan pengurus KONI Sumsel yang diterima Wakil Bidang Organisasi KONI Sumsel Lidayanto.
Ia mengemukakan, Jatim sebagai tuan rumah PON XV tahun 2000 lalu berharap menuai kesuksesan saat menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja untuk kali pertama digelar di Indonesia.
"Pada prinsipnya Jatim telah siap karena juga memetik pengalaman pada pelaksanaan PON tahun 2000. Tapi, seiring dengan perjalanan waktu dibutuhkan informasi-informasi terbaru mengenai penyelenggaraan suatu ajang olahraga dan Sumsel tempatnya," ujarnya.
Informasi yang digali tersebut terkait acara pembukaan dan penutupan suatu perhelatan akbar olahraga, persiapan arena, membangkitkan antusias masyarakat, hingga menjadi tuan rumah yang sukses dalam prestasi dan penyelenggaraan.
Pada kunjungan tersebut juga disampaikan ketakjuban atas perkembangan olahraga di Sumsel. Meskipun belum mampu bersaing dengan provinsi di Jawa dari segi prestasi, tapi Sumsel telah menjadi kiblat olahraga di Indonesia, Asia, bahkan dunia, karena memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional.
"Kompleks Olahraga Jakabaring masih terawat meskipun pelaksanaan SEA Games telah berlalu, berbeda dengan di Kaltim yang saat ini tidak termanfaatkan maksimal setelah PON. Tentunya Sumsel memiliki ilmunya dan Jatim harus belajar," katanya.
Seusai melakukan dialog penuh keakraban tersebut, para pewakilan Pengurus Provinsi Jatim itu mengunjungi Kompleks Olahraga Jakabaring untuk memantau secara langsung pemanfaatan arena-arena olahraga bertaraf internasional.
"Jatim juga memiliki suatu komplek olahraga dengan terdiri dari beberapa arena, tapi tentunya tidak sebanyak yang ada di Jakabaring begitu juga secara standar karena tidak semuanya internasional," ujarnya.
Selain menerima kunjungan pengurus KONI Jatim, pada hari yang sama, Sumsel juga kedatangan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ingin mempelajari hal serupa yakni cara menggelar ajang olahraga karena akan menyelenggarakan PON XIX tahun 2016.
Kedatangan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu diterima oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Pemerintah Provinsi Sumsel dengan didampingi sejumlah pengurus KONI Sumsel.
Pewarta: Oleh : Dolly Rosana
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
