
Puluhan mahasiswa Palembang tolak Pekan Kondom

Palembang (ANTARA Sumsel) - Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Kota Palembang aksi penolakan atas Pekan Kondom yang dicanangkan Menteri Kesehatan.
Aksi yang berlangsung selama 30 menit itu dimulai dari Jalan Sudirman kemudian dilakukan arak-arakan hingga Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang, Kamis siang.
Masing-masing peserta aksi membawa sejumlah papan bertuliskan sindiran, hujatan, dan sikap tegas terhadap Pekan Kondom Nasional.
Ketua Gema Pembebasan Sumsel Rizal Fahmi menjabarkan aksi mereka itu merupakan bentuk keprihatinan terhadap surutnya nilai ketimuran di Indonesia.
"Seharusnya negara memberikan solusi preventif yang lebih baik, bukan melegalkan seks bebas," ujar dia.
Diyakininya Islam memberikan beraneka solusi terhadap permasalahan Aids di Indonesia.
"Dalam Islam diatur bagaimana pria dan wanita berinteraksi agar tetap terjaga, begitu juga bagi yang telah terinfeksi ada pengobatan yang bisa diupayakan," katanya.
Aksi tersebut berjalan damai dengan pengawalan polisi serta aparat terkait.
Pewarta: Oleh: Feny Selly
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
