
BPN OKU target terbitkan 4.000 sertifikat prona

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan tahun 2013 optimistis berhasil mencapai target menerbitkan sebanyak 4.000 sertifikat program nasional atau Prona.
"Kami tahun 2013 berambisi untuk menembus target menyelesaikan sertifikat tanah bagi warga di pedesaan yang kurang mampu dalam program Prona," kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ogan Komering Ulu Iswardi, di Baturaja, Sabtu.
Menurut dia, untuk mencapai target tersebut pihaknya kerja 24 jam dengan harapan sisa waktu hingga akhir Desember 2013 bisa menyelesaikan," katanya.
Dia mengungkapkan, hingga akhir Oktober BPN OKU telah menerbitkan 3.600 sertifikat tanah Prona.
Seluruh sertifikat prona yang dicetak sudah bisa diambil oleh pemiliknya di kantor BPN setempat, dengan syarat membawa kartu keluarga dan surat keterangan lunas pajak bumi dan bangunan (PBB).
"Jika semua persyaratan sudah lengkap, maka sertifikat prona itu bisa diambil oleh pemiliknya masing-masing. Saat ini sudah ada 50 persen sertifikat yang diterbitkan telah diambil pemilik," katanya.
Sementara BPN pada 2014 hanya ditargetkan menerbitkan 2.000 lembar sertifikat prona atau turun 50 persen dibandingkan 2013.
Namun, BPN OKU harus menerbitkan 2.000 lembar sertifikat sawah dan kolam ikan milik petani kurang mampu di daerah pedesaan di Kabupaten OKU.
Mengenai keluhan warga terkait ada pungutan saat membuat sertifikat prona, Iswardi dengan tegas membantah hal tersebut.
"Saya akan memberikan sanksi tegas kalau ada staf saya yang memungut biaya saat warga mengurus sertifikat prona," katanya. (E Permana)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
