Logo Header Antaranews Sumsel

TKI Lampung capai 15.000 orang

Jumat, 15 November 2013 16:07 WIB
Image Print
Ilustrasi (FOTO ANTARA)
...TKI Lampung itu sebagian besar bekerja di sektor informal dan terbanyak di Taiwan...

Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lampung yang bekerja di luar negeri tercatat 15.000 orang dan sebagian besar bekerja di sektor informal.

"TKI Lampung itu sebagian besar bekerja di sektor informal dan terbanyak di Taiwan," kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung Heri Munzaili di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan bahwa dari jumlah tenaga kerja tersebut, paling banyak berasal dari Lampung Timur. Jumlah TKI asal Lampung Timur sekitar 3.500 orang.

Selain Taiwan lanjutnya, para TKI itu juga bekerja di Malaysia, Singapura dan Hongkong serta beberapa negara lain di Timur Tengah.

Heri Munzaili menyebutkan jumlah TKI Lampung itu merupakan salah satu yang tertinggi di Tanah Air yang didominasi bekerja pada sektor nonformal.

Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya menerapkan kebijakan untuk memberikan pelatihan calon-calon TKI di Hongkong, China. Kebijakan ini merupakan upaya mengurangi kemiskinan di daerah itu.

"Pemprov Lampung telah mengirimkan tenaga kerja untuk belajar bekarja di sektor informal. Seluruh biaya, baik pengiriman dan akomodasi, ditanggung oleh Pemprov Lampung," katanya.

Program pelatihan calon TKI tersebut diharapkan bisa untuk meminimalkan banyaknya TKI-TKI ilegal. Dengan berbekal keterampilan yang memadai dan jalur yang resmi, para TKI ini diharapkan akan lebih terlindungi kesejahteraannya. Pada akhirnya, akan turut berperan mengurangi angka kemiskinan di daerah itu.

Selain itu TKI Lampung juga banyak yang berminat bekerja ke Jepang mengingat gaji yang ditawarkan cukup besar sekitar Rp15 juta per bulan. "Banyak pemuda Lampung yang berminat bekerja di negeri Sakura karena faktor gaji," ujarnya menambahkan.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026