
LSM dan mahasiswa bersihkan pinggiran Sungai Ogan

....Isu lingkungan hidup tidak hanya dikaitkan dengan persoalan ekonomi, sosial dan budaya saja, melainkan juga dunia politik pun sudah sangat dekat dengan isu-isu pencemaran ligkungan....
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Pengurus dan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Jelajah Alam Konservasi Indonesia wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Minggu melakukan pembersihan di pinggiran Sungai Ogan, serta penanaman pohon sebagai penyangga daerah aliran sungai.
"Hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa keprihatinan terhadap lingkungan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan yang kian terpuruk, dan membangkitkan semangat bagi kaum muda di daerah itu lebih peduli dan
menjaga kelestarian lingkungan," kata Ketua Dewan Pembina LSM Jejak Indonesia OKU, Hendra A Setyawan.
Dikatakannya, dengan semangat Sumpah Pemuda, dirinya bersama sejumlah mahasiswa di OKU, juga berpartisipasi meluangkan waktunya untuk melaksanakan kegiatan yang bertema "OKU Bersih dan Hijau" di Lapangan Taman Kota Ahmad Yani Baturaja.
"Kalau kita lihat, intensitas aktivitas masyarakat saat ini tergolong cukup tinggi, termasuk industri skala besar. Namun, hal itu telah mengalihkan perhatiannya terhadap lingkungan, polusi di mana-mana, sungai mulai
tercemar dan dengan kegiatan seperti ini diharapkan bisa mengurangi kerusakan bumi yang makin parah," kata Hendra.
Menurut dia, tidak banyak orang hidup di zaman sekarang khususnya bagi pemuda yang peduli dengan lingkungan.
Sementara, kondisi lingkungan yang ada sekarang cukup memprihatinkan, terutama warga membuang sampah sembarangan, perambahan hutan dan pencemaran terhadap sungai semakin masif dan menjadi hal lumrah.
"Kami sadar, kalau hanya segelintir saja yang peduli tentu tidak akan maksimal. Tetapi, kami yakin dengan keterbatasan ini, kalau dilakukan secara terus menerus akan ada dampak positif bagi lingkungan khususnya di
Kota Baturaja, ibukota Kabupaten OKU," katanya.
Ia mengatakan, ada beberapa kegiatan pada Kampanye OKU Bersih dan Hijau yang diselenggarakan LSM Jejak Indonesia, antara lain pengukuhan kader penyelamat bumi, penanaman pohon penghijauan di kawasan taman kota dan daerah aliran Sungai Ogan, serta aksi bersih Sungai Ogan dan pembagian stiker lingkungan hidup, hemat air serta hemat energi.
"Khusus untuk pembagian poster dan stiker lingkungan hidup kepada masyarakat akan kami lakukan setelah upacara peringatan hari Sumpah Pemuda di lingkungan Pemkab OKU. Poster dan stiker ini akan dipasang di
kantor-kantor, perguruan tinggi, serta tempat-tempat umum," katanya.
Sementara, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, HA Tarmizi menjelaskan, jika permasalahan lingkungan hidup sudah menjadi isu global, bahkan masuk ke seluruh ranah kehidupan manusia.
Isu lingkungan hidup tidak hanya dikaitkan dengan persoalan ekonomi, sosial dan budaya saja, melainkan juga dunia politik pun sudah sangat dekat dengan isu-isu pencemaran ligkungan.
Oleh karenanya, pilihan utama bagi generasi sekarang yakni selamatkan bumi dari ancaman kehancuran akibat semua aktivitas manusia yang menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan dalam berbagai jenis dan
bentuk, baik pencemaran udara, air, pengerusakan hutan dan bahan berbahaya beracun, emisi gas dan sebagainya.
Menurut dia, dampak yang sangat dirasakan berupa adanya gejala perubahan iklim dan semakin banyaknya kejadian alam sebagai akibat mulai rusaknya ekosistem seperti banjir, longsor, lahan tandus, serta punahnya keindahan dan keanekaragaman flora dan fauna.
Ia berharap, menyikapi perubahan kondisi alam saat ini, sudah saatknya kita memaksimalkan langkah pencegahan.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga sangat apresiasi terhadap LSM Jejak Indonesia, karena dinilai sangat dibutuhkan dalam rangka mendukung konsep pembangunan berwawasan lingkungan yang telah digariskan oleh pemerintah.
Dengan begitu dia berharap, LSM Jejak Indonesia semakin eksis dan konsisten dengan aksi-aksi cinta lingkungan yang digagas melalui berbagai program nyata untuk menyelamatkan lingkungan.
Di sisi lain, sesungguhnya LSM Jejak Indonesia dapat juga berperan sebagai mitra penting pemerintahan daerah dalam kegiatan pembangunan, katanya. (E Permana)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
