Logo Header Antaranews Sumsel

Petani Musirawas kekurangan air irigasi

Sabtu, 12 Oktober 2013 11:20 WIB
Image Print
Lahan sawah irigasi terancam kekurangan air. (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)

Musirawas (ANTARA Sumsel) - Para petani di dua kecamatan di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan mengeluhkan kekurangan debit air irigasi, sehingga menunda musim tanam beberapa bulan.

Sedangkan tanaman padi yang ada sekarang terancam kekeringan dan gagal panen, kata Rusman salah seorang petani sawah di Kecamatan Tua Negeri dihubungi, Sabtu.

Rehabilitasi jaringan irigasi Sungai Gegas di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tua Negeri dan Kecamatan Suka Karya daerah itu, dilakukan tanpa mengimformasikan dengan petani setempat.

Akibatnya petani terlanjur menanam padi dan menyediakan bibit untuk musim tanam 2013, dengan demikian mereka terancam mengalami kerugian bila tanaman padi yang ada sekarang tidak panen.

Sementara, luas tanaman padi dan tanaman sela petani di dua kecamatan itu sekitar 200 hektare dari ribuan hektare areal sawah irigasi teknis di wilayah tersebut.

"Kami mengharapkan pemerintah kabupaten bila terjadi gagal panen, bisa mendapatkan bantuan bibit padi unggul untuk musim tanam usai perbaikan jaringan irigasi tersebut," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Musirawas Suharto melalui Kabid Produksi Tohirin membenarkan jaringan irigasi teknis di wilayah itu tengah dilakukan perbaikan.

Selama ini jaringan di wilayah itu mengalami kebocoran di puluhan titik, sehingga air sampai ke sawah petani tidak maksimal, dan setelah usai direhab diharapkan petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun.

"Kami mengharapkan petani bersabar selama perbaikan jaringan irigasi tersebut dan akan terjadi penundaan musim tanam beberapa bulan ke depan," katanya.

Ia juga mengharapkan kepada petani sawah di wilayah itu agar air irigasi tersebut tidak dijadikan usaha kolam air deras dan betul-betul untuk air persawahan.

Jangan sampai usaha kolam air deras di wilayah Kecamatan Tugu Mulyo yang menjamur saat ini, merambah ke Kecamatan Tua Negeri dan Sukakarya karena dua kecamatan itu salah satu lumbung padi di Musirawas, ujarnya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026