
Pertandingan basket ISG sepi penonton

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pertandingan hari pertama cabang olahraga bola basket Islamic Solidarity Games III di Palembang, Minggu, relatif sepi penonton karena panitia pelaksana memberlakukan pembelian tiket.
"Diakui pertandingan sepi penonton, kemungkinan besar karena panitia menerapkan aturan pembelian tiket masuk," ujar Ketua Panitia Pelaksana Islamic Solidarity Games (ISG) cabang olahraga bola basket Hendri Zainuddin.
Ia menyarankan kepada panitia daerah atau panitia nasional untuk digratiskan karena pada umumnya yang menyukai olahraga basket ialah kalangan pelajar.
"Lagi pula, tidak enak rasanya jika sepi penonton seperti ini," ujarnya.
Ia mengemukakan bahwa panitia daerah menetapkan pemberlakuan tiket masuk untuk cabang olahraga sepak bola, voli indoor, bola basket, dan acara pembukaan dan penutupan.
Namun, menurut dia, ketentuan itu tidak dapat diberlakukan untuk cabang olahraga basket.
"Anemo masyarakat untuk menyaksikan basket sebenarnya tinggi. Akan tetapi, harga tiket yang diberlakukan tergolong mahal dengan mamatok Rp30.000 (biasa) dan Rp50.000 (VIP)," katanya.
Pertandingan bola basket digelar di Palembang Sport Convention Center, yakni suatu arena olahraga indoor berkapasitas 4.000 penonton.
Gedung olahraga berstandar internasional itu sendiri telah digunakan pada pertandingan bola voli pada SEA Games 2011 serta satu pertandingan ajang Asian Basketball League yang mempertemukan Indonesia Warriors dan Westports Malaysia Dragons, 26 April 2013.
Sementara itu, cabang olahraga bola basket menjadi pembuka perhelatan olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam itu, mengingat kegiatan itu akan resmi dibuka pada tanggal 22 September 2013.
Pada hari pertama ISG itu mempertemukan Turki versus Arab Saudi (putra), Indonesia vs Qatar (putri), dan Indonesia vs Palestina (putra).
"Jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan hari pertama ini tidak mencapai 500 orang," katanya.
Sebanyak lima negara memperebutkan medali kelompok putra, yakni Indonesia, Turki, Saudi Arabia, Kuwait, dan Palestina, sedangkan di kelompok putri, Indonesia, Qatar, dan Mesir.
Pada pertandingan pertama itu Turki melawan Arab Saudi berakhir dengan skor 76-68.
Pewarta: Oleh: Dolly Rosana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
