
Menakertrans: Islam dunia hadapi tantangan besar

Palembang (ANTARA Sumsel) - Kondisi Islam dunia saat ini menghadapi tantangan besar sehingga mahasiswa harus tetap bersatu, kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar..
"Sekarang ini negara Islam ada yang kurang kompak sehingga terjadi perang saudara seperti di Mesir," kata menteri dalam kuliah ilmiah dihadapan mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang, Selasa.
Selain itu menteri juga melakukan kerja sama dengan IAIN Raden Fatah Palembang tentang pemberian beasiswa terutama bagi mahasiswa di daerah transmigrasi.
Lebih lanjut dia mengatakan, namun, pihaknya bersyukur karena Islam di Indonesia cukup kompak serta tentram dan itu harus selalu dijaga.
Namun, ujar dia, kesemuanya itu peran serta mahasiswa terutama IAIN termasuk Raden Fatah Palembang cukup besar dalam menjaga kekompakan.
Apalagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan peran sertanya menjadi harapan masyarakat.
Yang jelas mahasiswa IAIN harus bisa menyatukan bangsa, pemerintah dan masayarakat dan itu tugas bersama.
Memang, ujar dia, lulusan IAIN sudah banyak berperan dalam masyarakat baik menjadi pemimpin di pemerintahan maupun agama.
Sehubungan itu pihaknya minta kepada seluruh mahasiswa terutama IAIN Raden Fatah Palembang tetap kompak sehingga nantinya akan menjadi pemimpin bangsa yang berkualitas.
Rektor IAIN Raden Fatah Palembang Prof Aflatun Muchtar mengatakan, peran serta mahasiswa cukup penting dalam memajukan bangsa dan negara.
Sehubungan itu pihaknya terus meningkatkan kualitas mahasiswa melalui pembenahan pendidikan bahkan IAIN sebentar lagi akan menjadi UIN Raden Fatah.
Asisten Kesra Pemerintah Provinsi Sumsel Ahmad Najib mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya dalam memajukan kualitas pendidikan di daerah ini.
Bahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel telah menghibahkan tanah seluas 35 hektare untuk pembangunan UIN Raden Fatah Palembang.
Pewarta: Oleh: Ujang Idrus
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
