
788 Calon haji Sumsel tertunda keberangkatannya

Palembang (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 788 orang calon jamaah haji Sumatera Selatan tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci Makkah, karena adanya pengurangan kuota dari pusat.
Para calon jamaah yang tertunda keberangkatannya itu di antaranya sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Mereka ini terpaksa berangkat pada tahun berikutnya, kata Kasubag Humas Kanwil Kementerian Agama Sumsel Saefudin kepada wartawan di Palembang, Rabu.
Dielaskannya, dengan tertundanya sejumlah calon jamaah tersebut berarti kelompok terbang (kloter) calon jamaah haji Sumatera Selatan akan berkurang setelah adanya pemotongan kuota jamaah Indonesia yang akan menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.
Menurut dia, calon jamaah haji yang akan berangkat pada 2013 ini akan berkurang, karena Kementerian Agama pusat secara resmi telah mengumumkan pengurangan jatah pemberangkatan haji untuk 2013.
Berdasarkan hasil keputusan tersebut sebanyak 5.040 calon haji asal Sumsel dipastikan berangkat, sementara 1.260 terpaksa ditunda dan baru akan diberangkatkan pada tahun berikutnya.
Tercatat yang tertunda sebanyak 788 orang di antaranya sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Mereka ini terpaksa berangkat pada tahun berikutnya.
Saat ini sudah ada nama resmi calon jamah haji akan dan batal berangkat dari Kementerian Agama Pusat.
Dalam kesempatan itu dia mengimbau agar calon jamaah yang tertunda berangkat untuk bersabar karena pemotongan kuota dilaksanakan secara nasional atau seluruh provinsi di Indonesia.
Bila ingin mengetahui siapa saja yang tertunda segera menanyakan ke Kementerian Agama Kabupaten dan Kota tempat mendaftar dengan mencocokan nomor porsi pemberangkatan.
Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan keputusan pemotongan 20 persen terhadap seluruh kuota jamaah haji dari seluruh negara termasuk Indonesia. Pemotongan kuota jamaah haji dikarenakan adanya pekerjaan renovasi Masjidil Haram yang mengakibatkan kapasitas atau daya tampung tempat tawaf menjadi berkurang. Renovasi masjid tersebut diperkirakan akan selesai pada 2016.
Pewarta: Oleh: Ujang Idrus
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
