
Program Bina Lingkungan bantu siswa kurang mampu

...Siswa jalur bina lingkungan yang akan masuk SD, SMP, dan SMA di sekolah negeri dapat belajar dengan baik dan menunjukkan kecerdasan untuk meraih masa depan lebih baik...
Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Program Bina Lingkungan untuk siswa SD, SMP, dan SMA sederajat yang dijalankan Pemerintah Kota Bandarlampung bertujuan membantu meretas kemiskinan, dengan memberikan kesempatan warga kurang mampu mengenyam pendidikan agar dapat meraih masa depan yang lebih baik.
"Siswa jalur bina lingkungan yang akan masuk SD, SMP, dan SMA di sekolah negeri dapat belajar dengan baik dan menunjukkan kecerdasan untuk meraih masa depan lebih baik," kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN saat peletakan batu pertama pembangunan Hotel dan Convention Hall Grand Dafam Lampung di Bandarlampung, Senin.
Herman menegaskan, dirinya menjamin dalam pelaksanaan pendidikan di sekolahnya nanti tidak akan ada diskriminasi bagi siswa peserta bina lingkungan itu.
"Jika terjadi diskriminasi, segera laporkan dan akan ditindaklanjuti," ujarnya.
Menurut dia, bila di sekolah di Bandarlampung terjadi diskriminasi antara siswa bina lingkungan dengan siswa umumnya, segera laporkan kepada dirinya.
Begitu pula bila ada siswa bina lingkungan yang tidak diterima di sekolah lingkungan terdekat dengan tempat tinggalnya, Herman minta untuk segera melaporkannya.
Dia menjamin, semua siswa Program Bina Lingkungan itu pasti semua akan masuk ke sekolah negeri yang berada dekat lingkungan tempat tinggalnya, mengingat program ini telah dilaksanakan oleh Pemkot Bandarlampung untuk meretas kemiskinan dan juga membangun kota yang lebih baik.
Ia menjelaskan, untuk siswa bina lingkungan itu, pemkot setempat telah menyediakan sebanyak 50 persen kursi siswa pada setiap sekolah negeri yang melakukan penerimaan siswa baru tahun 2013 ini.
Berkaitan kebijakan sekolah yang memasukkan para siswa bina lingkungan dalam kelas yang sama, menurut Wali Kota, tergantung dari kepintaran siswa bersangkutan, mengingat pada dasarnya semua orang memiliki akal dan pikiran yang sama.
"Ingin ditaruh satu kelas atau berbaur juga tidak masalah, karena soal kepintaran itu sama saja. Hanya saja yang membedakan tingkat kerajinan dalam belajar anak tersebut," katanya.
Herman HN menegaskan bahwa siswa bina lingkungan akan mendapatkan kelas mereka sesuai dengan kepintarannya, dan juga tidak akan mendapatkan perlakuan yang dibedakan dengan siswa yang masuk sekolah melalui jalur umum.
"Semua siswa sama, karena tujuannya untuk menimba ilmu di sekolah tersebut," kata dia lagi.
Program Penerimaan Didik Baru (PPDB) di Bandarlampung tahun 2013 ini dengan tiga jalur, yaitu jalur prestasi akademik dan prestasi calon siswa lainnya, jalur bina lingkungan, dan jalur penerimaan secara reguler.
Pada jalur penerimaan siswa baru Program Bina Lingkungan, calon siswa dari keluarga yang kurang mampu mendapatkan kesempatan masuk ke sekolah negeri terdekat lingkungan tempat tinggalnya, dengan kuota siswa baru itu mencapai 50 persen dari keseluruhan siswa baru di sekolah tersebut.
Pewarta: Oleh: Budisantoso Budiman
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
