Logo Header Antaranews Sumsel

Lulusan IBI Darmajaya Lampung diminati perhotelan

Minggu, 19 Mei 2013 22:02 WIB
Image Print
...Perasaan saya senang sekali dan tidak menyangka. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi...

Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Lulusan Informatics and Business Institute (IBI) Darmajaya Lampung, Wella Fransisca sebagai lulusan terbaik dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92, ternyata sudah lama diminati salah satu hotel berbintang di Bandarlampung.

"Perasaan saya senang sekali dan tidak menyangka. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ujar Wella, Accounting Staff Hotel Novotel di Bandarlampung, Minggu.

Ia memulai karirnya sebagai staf akunting di salah satu hotel berbintang di Bandarlampung sejak Februari 2013. Sementara dia menjalani prosesi pada gelaran Wisuda XV IBI Darmajaya di Bandarlampung Sabtu (11/5) lalu, bersama wisudawan lainnya.

Wella mengaku, selama kuliah dirinya bukanlah termasuk mahasiswa "kutu buku".

"Cara belajar saya nggak daily atau setiap hari, hanya bila mendekati waktu ujian, misalnya seminggu sebelumnya saya sudah prepare untuk menyiapkannya, soalnya saya bukan tipe penghafal jadi lebih kepada memahami," ujarnya.

Menurut dia, apabila menerapkan cara belajar SKS (Sistem Kebut Semalam), justru tidak berhasil alias buyar semuanya.

"Kemudian, kalau kira-kira ada mata kuliah yang sulit, saya berdiskusi dengan teman-teman dan dosennya. Selanjutnya, tetap mengulang latihan lagi di rumah. Begitupula, kalau lagi mengajar sebagai asisten dosen, saya sering bertanya kalau masih ada yang tidak dimengerti," ujar dia lagi.

Semasa kuliah, Wella mengaku aktif mengajar sebagai asisten dosen mulai dari semester tiga hingga semester tujuh untuk beberapa mata kuliah, yaitu Pengantar Akuntansi, Komputer Akuntansi, Akuntansi Biaya, Akuntansi Perpajakan, Audit, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Akuntansi Keuangan Menengah, MYOB, dan EVA (Excel for Accounting).

Selain itu, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi ini juga turut aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

Tercatat, Wella pernah sebagai anggota Himpunan Mahasiswa (Hima) Akuntansi, Badan Pengurus Harian (BPH) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Iptek Bahasa periode 2010-2011.

Pada saat senggang, anak pertama dari empat bersaudara ini menyukai membaca buku-buku motivasi seperti karya Andri Wongso.

Selain itu, semasa kuliah pula, Wella Fransiska bersama dua rekannya berhasil menorehkan prestasi di kancah nasional.

Saat semester enam, Wella dan dua rekannya, yaitu Lusiana dan Shanti Franssisca membawa IBI Darmajaya menjadi satu-satunya kampus perguruan tinggi swasta meraih juara Lomba Inovasi Mahasiswa Tingkat Nasional untuk produk lampion jagung.

Saat itu, mereka meraih peringkat enam besar tingkat nasional dalam Invitasi Nasional: Lomba Inovasi Pengoptimalan Sinergi Potensi Ekonomi Sosial dan Lingkungan yang Berstandar pada Kearifan Lokal dan Prinsip Keberlanjutan melalui kreasi lampion jagung dalam proposal penelitian "Meningkatkan Nilai Ekonomis Jagung dan Pemanfaatan Limbahnya untuk Meningkatkan Taraf Hidup Petani (di Desa Ranca Sadang, Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo)."

"Jagung dimanfaatkan tidak hanya sekadar untuk pakan ternak, melainkan meningkatkan nilai ekonomisnya sehingga secara otomatis penghasilan petani bisa meningkat lagi. Inovasi tersebut, di antaranya biji jagungnya bisa dibuat kue jagung, puding jagung, atau jagung keju. Kemudian rambut jagung bisa menjadi obat hipertensi. Tongkolnya dibuang menjadi limbah dan bisa diolah menjadi pupuk organik. Sementara kulit jagungnya bisa dikreasikan menjadi lampion," kata Wella.

Meskipun kini berprofesi sebagai akunting, putri pasangan Chin Kim Ngiung dan Cauni ini bercita-cita kelak ingin menjadi seorang pengusaha kuliner.

"Kalau menjadi entrepreneur, kita bisa lebih mengembangkan daya imajinasi dan kreativitas dalam berbisnis, mengelola keuangan hingga omzet," ujar perempuan kelahiran Bangka Belitung, 16 Oktober 1991 itu pula.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026