Logo Header Antaranews Sumsel

Persaingan Pertamina Dragbike ketat meski peserta turun

Minggu, 7 April 2013 21:25 WIB
Image Print
Ilustrasi (FOTO ANTARA)

Tasikmalaya (ANTARA Sumsel) - Persaingan "Pertamina Enduro-Comet-K-Factory-KYT-R9 Day Battel Drag Bike 201 M Championship 2013" putaran kedua di Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu, ketat meski jumlah peserta turun jauh dibandingkan seri pertama di Jakarta.

Berdasarkan data dari panitia, jumlah dragster (sebutan pebalap dragbike) yang turun diseri Tasikmalaya ini hanya 353 orang. Jumlah ini jauh di bawah seri Jakarta yaitu 638 orang yang sama-sama turun di 14 kelas.

"Secara jumlah memang turun, tapi untuk kualitas tetap sama. Terbukti banyak pemenang seri Jakarta turun di sini (Tasikmalaya)," kata pimpinan Trendypromo Mandira selaku promotor kejuaraan, Helmy Sungkar.

Menurut dia, banyaknya juara seri pertama yang turun di seri Tasikmalaya menunjukkan jika kejuaraan ini telah mendapatkan tempat. Selain untuk menyalurkan hobi balapan di trek lurus, mereka juga ingin menjadi dari terbaik di kejuaraan yang terbagi atas enam seri ini.

Persaingan ketat terjadi pada kelas Sport 2 Tak Rangka Standart s/d 155 cc. Taufik Ompong yang merupakan juara seri pertama ditekan oleh pebalap yang telah punya nama besar di dunia balap 201 meter Tanah Air seperti Ricko Boncel dari Surabaya dan Eko Kodok dari Semarang.

Hanya saja pebalap asal Yogjakarta yang memperkuat tim GV OP 27 Hore Hore Yogjakarta itu tetap menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 07,568. Dari dua seri yang telah digelar, Taufik Ompong mampu membukukan poin sempurna yaitu 50. Posisi dua direbut Iman Ceper Jakarta dengan waktu 07,611 dan posisi tiga Yogie Keycot Nganjuk dengan waktu 07,701 detik.

Kelas 5 atau Sport 2 Tak Rangka Standart s/d 155 cc pada ajang adu kebut trek lurus ini meski persaingannya ketat sangat diminati oleh para dragster. Hal ini terjadi karena kendaraan yang digunakan masih standar dan dinilai murah dalam membangun satu kendaraan yang digunakan.

"Onderdil khusus kendaraan yang digunakan di kelas 5 banyak dipasaran dan cukup murah. Makanya peminatnya banyak," kata Taufik Ompong setelah turun di kelas Sport 2 Tak Rangka Standart s/d 155 cc.

Menurut dia, dengan banyaknya peserta yang turun dikelas Sport 2 Tak Rangka Standart s/d 155 cc bisa dipastikan persaingan untuk menjadi juara umum akan ketat. Apalagi masih ada empat seri lagi yang harus dijalani.

Pada "Pertamina Enduro - Comet-K-Factory-KYT - R9 Day Battel Drag Bike 201 M Championship 2013"seri dua ini semua pebalap yang masuk final dihadapkan dua kondisi yang berbeda karena pada pertengahan lomba hujan turun dengan lebat. Kondisi ini membuat lintasan licin.

Saat hujan perlombaan terus dilakukan yang salah satunya di kelas bebek 4 Tak Tune Up s/d 200 cc. Di kelas ini Hendra Kecil dari Magelang mampu menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 08,045 disusul Alfan Cebonk dari Nganjuk dengan waktu 08,098 dan posisi tiga F Tumi dari Surabaya dengan waktu 08,131.

Setelah seri dua Tasikmalaya, putaran berikutnya adalah putaran tiga di Magelang Jawa Tengah, 15-16 Juni, putaran empat Surabaya, 21-22 September, putaran lima Sirkuit Sentul, 2-3 November dan putaran enam di Parkir Timur Senayan, 16-17 November.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026