Logo Header Antaranews Sumsel

AFTA bukan sesuatu yang harus dihindari

Selasa, 5 Maret 2013 13:09 WIB
Image Print
...Kesiapan menghadapi AFTA merupakan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, apalagi orang luar melihat Indonesia merupakan target pasar yang potensial...

Padang (Antara Sumsel)- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VIII Padang M Emil Akbar berpendapat kesepakatan perdagangan bebas tingkat negara ASEAN atau ASEAN Free Trade Area (AFTA) bukan sesuatu yang harus dihindari.

"Kesiapan menghadapi AFTA merupakan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, apalagi orang luar melihat Indonesia merupakan target pasar yang potensial karena jumlah penduduknya yang besar," kata dia di Padang, Selasa.

Menurutnya di Tanah Air terdapat 60 juta penduduk dengan penghasilan level menengah sehingga merupakan pasar yang sangat menarik bagi orang luar.

"Jika tidak melakukan antisipasi dengan baik maka kita hanya akan menjadi penonton di rumah sendiri. Apalagi, 2015 tidak terlalu lama dan pada 2014 kita akan disibukan oleh pelaksanaan pemilihan umum,"kata dia.

Karena itu, Indonesia harus mempersiapkan diri dengan baik agar tidak hanya menjadi pasar dari barang negara lain.

Selain, itu hal penting yang harus dilakukan adalah menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan terdidik.

Jangan sampai tenaga yang terampil lebih memilih mencari kerja keluar karena tidak tersedianya lapangan kerja untuk mereka.

Oleh sebab itu perlu disiapkan lapangan kerja yang layak agar tenaga kerja terampil tetap berada dalam negeri. kata dia.

Kemudian, semua pihak terkait harus merapatkan barisan dan solid untuk menghadapinya agar siap bersaing dan tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri. (IWY)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026