
Sumsel berharap harga beras untungkan petani

Palembang (Antara Sumsel) - Harga pokok pembelian beras diharapkan menguntungkan petani, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan, kata Plt.Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel Taufik Gunawan.
Harga pokok pembelian (HPP) beras itu sebetulnya dipandang dari dua sisi dan pihaknya berharap harga yang paling baik untuk petani, artinya harga menguntungkan dari sisi budidaya, kata Taufik ketika ditanya mengenai harga beras petani di Palembang, Selasa.
Kalau pendapatan petani cukup maka mereka tidak akan mengubah fungsi lahan, sehingga sedikit tinggi bersaing dengan komoditi perkebunan, katanya.
Ia mengatakan, nilai HPP beras itu lebih baik yang menguntungkan.
Di dalam menentukan HPP beras tentunya banyak pertimbangan, kalau HPP terlalu tinggi bukannya berdampak pada masyarakat secara umum saja, tetapi petani juga bagian dari masyarakat itu, ujarnya.
"Kalau kita maunya seperti itu, tetapi tentu pemerintah mempunyai pertimbangan-pertimbangan dimana harga yang layak bagi petani, sehingga mendapat keuntungan dan masyarakat mampu untuk membeli," tuturnya.
Ia menyatakan, HPP beras sekarang ini sudah lumayan dan ke depan diharapkan jauh lebih baik lagi sehingga petani bisa sejahtera.
Pembelian beras di Sumsel sendiri sekarang ini sudah sesuai dengan HPP, dan malahan di pasaran terkadang lebih tinggi dari harga tersebut.
Sebagaimana diketahui HPP beras baru sebesar Rp6.600 per kilogram. Angka ini mengalami kenaikan dari sebelumnya sebesar Rp5.060 per kilogram.
Sejumlah sentra produksi beras di Sumsel antara lain Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Musi Banyuasin.(SUS)
Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
